HEADLINENASIONAL

Sinergi AMSI dan PWI Pusat Perkuat Gerakan ‘No Tax for Knowledge’

201
×

Sinergi AMSI dan PWI Pusat Perkuat Gerakan ‘No Tax for Knowledge’

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Dua organisasi pers terbesar di Indonesia, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sepakat memperkuat kerja sama melalui kampanye nasional bertajuk No Tax for Knowledge. Kesepakatan ini lahir dalam pertemuan kedua organisasi di Kantor PWI Pusat, Jumat (17/10/2025) kemarin.

Kampanye tersebut diinisiasi oleh AMSI sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pengetahuan yang tengah menghadapi tekanan berat akibat disrupsi digital dan kebijakan fiskal yang kurang berpihak pada industri media serta pendidikan.

Baca Juga  BI Kalteng Gencarkan Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah Selama Ramadan

Pertemuan ini dihadiri Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika, Sekjen Maryadi, dan Wenseslaus Manggut. Mereka disambut langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, bersama jajaran pengurus.

Wahyu menuturkan, kampanye ini dimaksudkan untuk mengingatkan pemerintah agar kembali memberikan insentif kepada ekosistem pengetahuan seperti yang pernah dilakukan pada masa pandemi.

“Pemerintah Indonesia sebenarnya pernah melakukan sejumlah langkah seperti insentif pajak untuk media. Saat pandemi lalu, Kementerian Keuangan memberi keringanan seperti PPh 21 yang ditanggung pemerintah dan potongan pajak kertas,” ujarnya.

Baca Juga  Penerbangan Perdana Wings Air Palangka Raya–Pangkalan Bun Resmi Dibuka

Ia menambahkan, kebijakan serupa perlu dihidupkan kembali untuk meringankan beban industri media yang kini menanggung biaya operasional tinggi di tengah penurunan pendapatan iklan.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengapresiasi langkah AMSI dan menyatakan bahwa sinergi antarlembaga pers merupakan kunci menjaga keberlangsungan media di tengah tantangan digitalisasi.

Baca Juga  BI Kalteng Siapkan Rp3,28 Triliun Uang Tunai Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

“Kami di PWI Pusat sepakat dengan kawan-kawan AMSI. Situasi kondisi pers kita memang sedang berat, terhimpit atas, bawah, dan kiri kanan,” ujar Munir.

Ia menegaskan, PWI berkomitmen memperkuat posisi media nasional agar tetap independen dan berdaya saing di tengah dominasi platform global. “Kita mau ekosistem pers dan media kita tumbuh, sehat, serta kuat,” tandas Munir. (Red/Adv)