HEADLINEPEMKAB BARITO SELATANPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Lomba Bulan Bahasa Barsel Jadi Ruang Generasi Muda Berkarya

8
×

Lomba Bulan Bahasa Barsel Jadi Ruang Generasi Muda Berkarya

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Asisten I Setda Barito Selatan Rahmat Nuryadin membuka Lomba Bulan Bahasa Tahun 2026 yang digelar Yayasan Nurhayaria di Aula MTsN Buntok.

BUNTOK — Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan Rahmat Nuryadin, S.H., M.H., secara resmi membuka Lomba Bulan Bahasa Tahun 2026 yang diselenggarakan Yayasan Nurhayaria di Aula Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Buntok, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah pembelajaran sekaligus ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, meningkatkan keberanian tampil, serta memperkuat kecintaan terhadap bahasa Indonesia dan bahasa daerah. “Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar serta menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak dan generasi muda,” ujar Bupati Barito Selatan dalam sambutan yang disampaikan, baru-baru ini.

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menilai kegiatan Bulan Bahasa memiliki nilai penting dalam membangun karakter generasi muda melalui kemampuan berkomunikasi, kreativitas, serta penghargaan terhadap keberagaman bahasa dan budaya.

Baca Juga  Bahuang Super Cup Perkuat Sportivitas dan Persaudaraan Generasi Muda

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa keberhasilan dalam sebuah perlombaan bukan hanya dilihat dari hasil akhir yang diperoleh peserta. Namun, pengalaman, keberanian untuk tampil, serta kesempatan menjalin pertemanan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.

Bupati Barito Selatan juga mengingatkan generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan zaman dengan tetap menjaga jati diri melalui penggunaan bahasa yang baik dan benar.

“Di tengah perkembangan zaman seperti sekarang, tentu kita harus mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik. Kalau bisa belajar bahasa asing juga tentu sangat bagus. Tetapi jangan sampai karena ingin mengikuti perkembangan zaman, kita justru melupakan bahasa daerah kita sendiri,” lanjutnya.

Menurutnya, bahasa daerah merupakan bagian dari identitas dan kekayaan budaya yang harus terus dijaga keberlangsungannya. Oleh karena itu, anak-anak didorong untuk mengenal dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Pemkab Barsel Perkuat Pencegahan Stunting melalui Bantuan Keluarga Rentan

Bupati juga mengajak generasi muda untuk mempelajari bahasa daerah dari lingkungan terdekat, seperti orang tua, kakek dan nenek, guru, maupun masyarakat yang lebih tua sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya.

“Belajarlah dari orang tua, kakek dan nenek, guru, maupun orang-orang yang lebih tua di sekitar kita. Bahasa daerah adalah bagian dari identitas dan kekayaan budaya kita yang harus terus dilestarikan,” pesannya.

Lomba Bulan Bahasa Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun kecintaan terhadap bahasa, memperkuat literasi, serta mencetak generasi muda yang mampu menjaga nilai budaya daerah di tengah perkembangan global.

Baca Juga  Sepak Bola Pererat Persaudaraan Masyarakat Barito Selatan

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengawas Yayasan Nurhayaria Kabupaten Barito Selatan Nurul Hikmah, Camat Dusun Selatan beserta lurah se-Kecamatan Dusun Selatan, Kepala MTsN Dusun Selatan Ahmad Fahmie, S.Pd.I., panitia pelaksana, para guru dan pendamping, Ketua Yayasan Nurhayaria Desvy Ilahiah, A.Md.BM., komunitas mitra kolaborasi, dewan juri, serta tamu undangan lainnya. (Red/Adv)

+ posts