HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Istighosah Hari Santri di Palangka Raya, Gubernur Ajak Masyarakat Perkuat Ikhtiar Hadapi Karhutla

11
×

Istighosah Hari Santri di Palangka Raya, Gubernur Ajak Masyarakat Perkuat Ikhtiar Hadapi Karhutla

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Santri Tingkat Kalteng Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat ikhtiar menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kemarau panjang.

Ribuan masyarakat berkumpul dalam kegiatan istighosah dan doa bersama di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Kamis (22/10/2026) pagi.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir dalam kegiatan yang diikuti lebih dari 3.000 peserta. Mereka berasal dari kalangan ustadz dan santri pondok pesantren, ustadz dan ustadzah TPA/TPQ/TK, imam dan marbot masjid, hingga aparatur sipil negara (ASN).

Dalam sambutannya, Agustiar mengajak seluruh peserta menundukkan hati dan memanjatkan doa agar Kalteng segera terbebas dari ancaman karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Melalui istighosah ini, mari kita tundukkan hati, memohon ampunan dan pertolongan kepada Allah SWT, agar bencana karhutla segera diangkat dari Bumi Tambun Bungai,” ujar Agustiar.

Baca Juga  Sepak Bola Pererat Persaudaraan Masyarakat Barito Selatan

Ia menyampaikan, penanganan karhutla terus dilakukan Pemprov Kalteng bersama berbagai unsur terkait. Upaya pemadaman di lapangan juga melibatkan TNI/Polri, relawan serta masyarakat.

Agustiar memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan karhutla, termasuk mereka yang berada di lapangan untuk melakukan pemadaman dan membantu masyarakat terdampak.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI/Polri, relawan, dan seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.

Selain upaya penanganan di lapangan, Agustiar menilai ikhtiar lahiriah perlu berjalan beriringan dengan ikhtiar batiniah melalui doa. Istighosah diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk bersama-sama memohon keselamatan, turunnya hujan dan berakhirnya ancaman karhutla.

Baca Juga  Bantuan Sosial Pemkab Barsel Sasar Keluarga Rentan di Jenamas

“Semoga hujan segera turun, api segera padam, kabut asap menghilang dan masyarakat Kalteng kembali dapat beraktivitas dengan aman dan sehat,” harapnya.

Kakanwil Kementerian Agama Kalteng, H Muhammad Yusi Abdhian, dalam laporannya menyampaikan kegiatan istighosah dan doa bersama diikuti lebih dari 3.000 orang. Peserta berasal dari berbagai unsur keagamaan dan pemerintahan yang turut menunjukkan kepedulian terhadap kondisi Kalteng di tengah ancaman karhutla dan kemarau panjang.

Rangkaian kegiatan berlangsung khusyuk dengan dipimpin Rois Syuriah PW NU Kalteng KH Chairudin Halim. Kegiatan diisi pembacaan Surat Yaasin, istighosah dan sholawat, kemudian dilanjutkan dengan doa istighosah.

Momentum Hari Santri juga diisi dengan penyerahan bantuan pangan dari Pemprov Kalteng kepada masyarakat yang terdampak karhutla. Bantuan diberikan antara lain kepada marbot, pemuka agama, ustadz dan ustadzah TPA/TPQ, guru pondok pesantren, guru PAUD/TK, serta pengurus panti asuhan.

Baca Juga  OJK Perkuat Ketahanan Finansial Masyarakat Melalui Bulan Inklusi Keuangan

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari kepedulian Pemprov Kalteng terhadap masyarakat yang turut merasakan dampak kondisi karhutla dan kemarau panjang. (adv)​

+ posts