DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Kunjungan DPRD Ungkap Minimnya Tenaga Medis Desa Haragandang

31
×

Kunjungan DPRD Ungkap Minimnya Tenaga Medis Desa Haragandang

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota DPRD Barito Utara Patih Herman AB menyampaikan persoalan minimnya tenaga kesehatan saat kunjungan kerja bersama anggota DPRD di Desa Haragandang, Kecamatan Lahei.

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB menyoroti persoalan minimnya tenaga kesehatan di Desa Haragandang, Kecamatan Lahei, saat melaksanakan kunjungan kerja bersama sejumlah anggota DPRD Barito Utara, baru-baru ini. Persoalan tersebut dinilai harus segera mendapat perhatian serius pemerintah daerah agar pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan dapat berjalan maksimal.

Menurut Patih Herman AB, persoalan tersebut sebelumnya telah dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, RSUD, dan BPJS. Dalam pertemuan itu, DPRD menerima berbagai masukan terkait lemahnya pelayanan kesehatan di Desa Haragandang, termasuk dugaan kasus meninggal dunia saat melahirkan akibat tidak adanya tenaga medis di desa tersebut, baru-baru ini.

“Permasalahan ini sebelumnya sudah kami bahas dalam RDP bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, RSUD, dan BPJS. Pada saat itu juga telah disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Hj. Henny Rosgiaty dan anggota DPRD H. Al Hadi terkait persoalan meninggal dunia saat melahirkan yang diduga karena tidak adanya bidan maupun tenaga kesehatan lainnya,” ujar Patih Herman AB.

Baca Juga  Ketua DPRD Barito Utara Apresiasi Prestasi Pengurangan Pengangguran Daerah

Ia menegaskan, pelayanan kesehatan dasar merupakan kebutuhan utama masyarakat yang harus dipenuhi secara merata, termasuk bagi warga yang tinggal di wilayah pelosok desa. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera melakukan langkah konkret untuk memperbaiki kondisi pelayanan kesehatan di Desa Haragandang.

Patih Herman AB mengatakan dirinya juga telah menyampaikan langsung persoalan tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara yang baru dilantik. Menurutnya, pemerintah daerah perlu bergerak cepat agar persoalan kekurangan tenaga kesehatan tidak terus berlarut dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kami sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan yang baru dilantik terkait kondisi di Desa Haragandang. Beliau menyampaikan akan melakukan perbaikan internal di Dinas Kesehatan terlebih dahulu,” katanya.

Baca Juga  Komisi I DPRD Sambut Kehadiran Kajari Baru Barito Utara

Selain melakukan pembenahan internal, lanjut dia, Dinas Kesehatan Barito Utara juga menyampaikan komitmen untuk memperbaiki ketersediaan tenaga kesehatan di Desa Haragandang. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu hamil dan warga yang membutuhkan pelayanan medis dasar.

“Kami berharap langkah ini segera direalisasikan agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih maksimal,” tambahnya.

Menurut Patih Herman AB, persoalan keterbatasan tenaga kesehatan di desa tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Sebab, kondisi tersebut menyangkut keselamatan masyarakat dan akses pelayanan dasar yang menjadi hak seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Ia juga berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, dinas terkait, fasilitas kesehatan, hingga pihak BPJS dalam memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Barito Utara. Dengan koordinasi yang baik, berbagai persoalan pelayanan kesehatan di daerah pedesaan diharapkan dapat diselesaikan secara bertahap.

Baca Juga  Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital di Kalimantan Tengah Melalui GEMPITA 2026

Selain itu, DPRD Barito Utara berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, agar masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan yang layak dari pemerintah daerah.

Persoalan minimnya tenaga kesehatan di Desa Haragandang menjadi perhatian bersama yang perlu segera ditindaklanjuti. DPRD berharap langkah pembenahan yang telah disampaikan Dinas Kesehatan dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke pelosok desa di Kabupaten Barito Utara. (Red/ADV)

+ posts