HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

150 Pendidik dan Pustakawan Dilatih Teknik Membaca Nyaring

194
×

150 Pendidik dan Pustakawan Dilatih Teknik Membaca Nyaring

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya, Gloriana Aden.

PALANGKARAYA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring sebagai upaya untuk memperkuat budaya membaca sejak dini di kalangan anak-anak.

Bimtek yang berlangsung di Aula Kasanang Atei ini menghadirkan sebanyak 150 peserta dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari guru, pustakawan, pendidik PAUD, hingga pegiat literasi.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, Gloriana Aden, membuka kegiatan tersebut secara resmi dan menyampaikan sambutan dari Wali Kota Palangka Raya. “Keikutsertaan Bapak dan Ibu sekalian dalam kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen dan dedikasi kita bersama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya yang kita cintai,” katanya belum lama ini.

Baca Juga  Sutik Nilai Penertiban Tambang PT AKT Jadi Momentum Penegakan Aturan di Kalteng

Menurut Gloriana, membaca nyaring adalah salah satu metode interaktif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan berbahasa anak-anak.

Ia menjelaskan bahwa dengan membaca nyaring, anak-anak dapat lebih mudah menangkap pesan dalam cerita, memperluas imajinasi, serta membangun kelekatan emosional dengan orang tua atau guru.

Baca Juga  Jelang Ramadan, Pemprov Kalteng Intensifkan Pengawasan Harga Pangan di Pasar Besar Palangka Raya

Kegiatan ini sejalan dengan visi Palangka Raya sebagai kota yang “KEREN” yaitu Kolaboratif, Ekonomi Maju, Religius, Energik, dan Nyaman.

Gloriana berharap para peserta dapat menularkan teknik ini kepada siswa maupun anak-anak di lingkungan masing-masing sehingga tumbuh budaya literasi yang kuat.

Selain itu, membaca nyaring juga merupakan cara menyenangkan untuk memperkenalkan struktur bahasa dan kosakata yang beragam kepada anak sejak usia prasekolah.

Baca Juga  DPRD Kalteng Desak Evaluasi Aktivitas Tambang di Apar Batu, Tekankan Kepastian Izin dan Perlindungan Warga

Ia juga menekankan bahwa membiasakan anak untuk mendengar cerita dengan ekspresi dan intonasi akan memperkuat memori serta daya tangkap mereka.

“Saya berharap kegiatan ini akan melahirkan anak-anak yang cerdas sekaligus meningkatkan minat baca sejak dini sehingga tercipta gerakan literasi yang masif dan berkelanjutan, agar Kota Palangka Raya benar-benar menjadi kota yang cerdas dan maju,” tandas Gloriana. (Red/Adv)