HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Pemko Palangka Raya Bentuk KIM Baru di Tangkiling Guna Tingkatkan Literasi Digital

260
×

Pemko Palangka Raya Bentuk KIM Baru di Tangkiling Guna Tingkatkan Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Pembukaan kegiatan sosialisasi pembentukan KIM di Kelurahan Tangkiling.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) kembali membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) baru sebagai upaya memperluas jangkauan literasi digital di tingkat kelurahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, dan diresmikan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar Rabu (16/04/2025).

Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah, menyampaikan bahwa pembentukan KIM menjadi langkah strategis dalam memberdayakan masyarakat agar mampu menjadi bagian dari penyebarluasan informasi yang sehat dan positif.

Baca Juga  Wagub Kalteng Edy Pratowo Hadiri Peresmian Gedung MERC Fakultas Kedokteran UPR

“Dengan terbentuknya KIM di Kelurahan Tangkiling ini, maka mitra kerja Pemko Palangka Raya bertambah sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam menyebarluaskan literasi digital dan informasi yang positif,” kata Saipullah dalam sambutannya, Rabu (16/04/2025).

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, Kota Palangka Raya telah memiliki 31 KIM yang tersebar di 17 kelurahan dari 5 kecamatan. KIM menjadi wadah masyarakat untuk belajar, berbagi, serta mengembangkan kemampuan literasi informasi yang lebih baik.

Baca Juga  Kasus Tanah 23 Tahun Lalu Berujung Penyidikan, Alfried Bahen Minta Penanganan Objektif

Menurut Saipullah, keberadaan KIM akan sangat membantu masyarakat dalam memahami pentingnya informasi yang benar dan bertanggung jawab. Kelompok ini juga diharapkan mampu menjadi perantara antara pemerintah dan masyarakat dalam hal komunikasi publik.

“Diskominfo juga akan melakukan pembinaan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman digital yang baik demi kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa masyarakat yang terpapar literasi digital secara berkelanjutan akan menjadi lebih kritis dan tidak mudah termakan oleh berita palsu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  DPD RI Datangi OJK Kalteng, Soroti Kemudahan Pembiayaan UMKM

“Melalui pemahaman literasi digital yang baik, masyarakat akan lebih kritis dalam menyikapi informasi. Selain itu juga mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” tandas Saipullah. (Red/Adv)