DPRD BARITO UTARA

Naruk Harap BCKS Angkatan IX Lahirkan Pemimpin Sekolah yang Adaptif dan Berintegritas

11
×

Naruk Harap BCKS Angkatan IX Lahirkan Pemimpin Sekolah yang Adaptif dan Berintegritas

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Naruk Saritani.

MUARA TEWEH – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak terlepas dari kesiapan sumber daya manusia yang memimpin satuan pendidikan.

Oleh karena itu, pelaksanaan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Angkatan IX Tahun 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Naruk Saritani.

Pelatihan yang dilaksanakan di Luwansa Hotel Palangka Raya, baru-baru ini, menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon kepala sekolah agar memiliki kemampuan kepemimpinan, manajerial dan karakter yang dibutuhkan untuk mengelola satuan pendidikan.

Naruk mengatakan, kepala sekolah memegang posisi strategis dalam menentukan arah perkembangan sekolah. Kepemimpinan yang kuat akan membantu menciptakan tata kelola pendidikan yang lebih baik sekaligus mendorong guru dan tenaga kependidikan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan ini. Kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di satuan pendidikan. Karena itu, proses mempersiapkan calon kepala sekolah harus dilakukan dengan baik dan sungguh-sungguh,” ucapnya, Senin (7/9/2026).

Ia menyampaikan, pelatihan BCKS hendaknya tidak hanya dipandang sebagai proses memenuhi persyaratan untuk menjadi kepala sekolah. Peserta perlu menjadikan kegiatan itu sebagai kesempatan memperluas wawasan, mengasah kemampuan kepemimpinan dan memperkuat kesiapan menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekolah.

Baca Juga  DPRD Ingatkan JCH Barito Utara: Persiapan Kesehatan Jangan Menunggu Jelang Keberangkatan

Perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis membutuhkan pemimpin sekolah yang mampu beradaptasi. Kemajuan teknologi, perubahan pola belajar, kebutuhan peserta didik serta tuntutan peningkatan kompetensi guru menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama.

Dalam kondisi itu, calon kepala sekolah perlu memiliki kemampuan mengambil keputusan, membangun komunikasi yang baik serta menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan sekolah. Kemampuan manajerial juga harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap proses pembelajaran dan perkembangan peserta didik.

“Jangan melihat pelatihan ini hanya sebagai tahapan untuk mendapatkan sertifikat atau memenuhi persyaratan. Yang paling penting adalah bagaimana ilmu dan pengalaman yang diperoleh nantinya dapat diterapkan ketika dipercaya memimpin sekolah,” katanya.

Naruk juga memberikan perhatian pada pesan Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Muhammad Iman Topik, mengenai posisi kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran sekaligus penggerak perubahan.

Ia menyebut, kepala sekolah harus mampu menciptakan suasana pendidikan yang mendorong seluruh warga sekolah untuk berkembang. Pemimpin sekolah juga perlu memiliki kepekaan terhadap persoalan yang muncul, baik yang berkaitan dengan guru, tenaga kependidikan maupun peserta didik.

Baca Juga  DPRD Ingatkan JCH Barito Utara: Persiapan Kesehatan Jangan Menunggu Jelang Keberangkatan

“Kepala sekolah harus menjadi teladan. Kepemimpinan yang baik bukan hanya soal administrasi, tetapi bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan mendorong seluruh warga sekolah untuk terus berkembang,” jelasnya.

Selain kompetensi kepemimpinan, integritas menjadi unsur penting yang harus dimiliki calon kepala sekolah.

Naruk berharap para peserta dapat membangun sikap profesional, bertanggung jawab dan transparan dalam menjalankan amanah apabila nantinya mendapat kepercayaan memimpin satuan pendidikan.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi. Sekolah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan guru, orang tua, komite sekolah, pemerintah daerah dan masyarakat. Sinergi antarunsur pendidikan diperlukan agar berbagai program dapat terlaksana secara efektif dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.

“Pendidikan tidak bisa dikerjakan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar kualitas pendidikan di Barito Utara semakin baik,” ucapnya.

Baca Juga  DPRD Ingatkan JCH Barito Utara: Persiapan Kesehatan Jangan Menunggu Jelang Keberangkatan

Naruk berharap peserta BCKS Angkatan IX mampu mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan kesungguhan. Bekal yang diperoleh selama proses pembelajaran diharapkan dapat menjadi modal ketika mereka menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin satuan pendidikan.

Ia juga berharap kehadiran calon-calon kepala sekolah hasil pelatihan itu dapat memperkuat kualitas pengelolaan sekolah di Barito Utara.

Pemimpin pendidikan yang inovatif, adaptif, berintegritas dan terbuka terhadap kolaborasi diharapkan mampu membawa suasana baru bagi peningkatan mutu pendidikan.

“Kita berharap dari pelatihan ini lahir calon-calon kepala sekolah yang benar-benar siap memimpin, memiliki integritas dan mampu membawa perubahan positif bagi sekolah serta pendidikan di Barito Utara,” imbuhnya. (adv)​

+ posts