DPRD BARITO UTARA

DPRD Ingatkan JCH Barito Utara: Persiapan Kesehatan Jangan Menunggu Jelang Keberangkatan

9
×

DPRD Ingatkan JCH Barito Utara: Persiapan Kesehatan Jangan Menunggu Jelang Keberangkatan

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Rujana Anggraini.

MUARA TEWEH – Persiapan kesehatan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius dari jamaah calon haji (JCH) Barito Utara yang diproyeksikan berangkat pada musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Rujana Anggraini, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi pembinaan dan pemeriksaan kesehatan yang digelar bagi calon jamaah sebagai bagian dari persiapan menuju Tanah Suci, baru-baru ini.

Rujana mengatakan kesiapan kesehatan memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran jamaah menjalani seluruh rangkaian ibadah haji. Selain membutuhkan kesiapan mental dan pemahaman mengenai ibadah, jamaah juga harus memiliki kondisi fisik yang memadai untuk mengikuti berbagai aktivitas selama berada di Tanah Suci.

“Kegiatan ini sangat penting. Kesehatan merupakan salah satu faktor utama yang harus dipersiapkan jamaah calon haji, karena pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik dan mental yang baik,” kata Rujana.

Ia menjelaskan, pembinaan dan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sejak awal memberikan kesempatan bagi calon jamaah untuk mengetahui kondisi tubuh masing-masing. Informasi dari hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar bagi jamaah untuk melakukan langkah-langkah menjaga dan meningkatkan kebugaran sebelum masa keberangkatan tiba.

Baca Juga  Naruk Harap BCKS Angkatan IX Lahirkan Pemimpin Sekolah yang Adaptif dan Berintegritas

Bagi calon jamaah yang memiliki faktor risiko kesehatan, persiapan lebih awal juga memberikan ruang untuk melakukan penanganan dan pemantauan secara berkala. Dengan begitu, kondisi kesehatan dapat dipersiapkan secara bertahap, bukan baru menjadi perhatian ketika waktu keberangkatan sudah semakin dekat.

Rujana mengingatkan calon jamaah agar tidak memandang pemeriksaan kesehatan hanya sebagai bagian dari kelengkapan persyaratan haji. Pemeriksaan menjadi salah satu bentuk persiapan diri sehingga jamaah dapat memahami kondisi kesehatan sekaligus mengambil langkah yang diperlukan.

“Jangan hanya melihat pemeriksaan kesehatan sebagai formalitas atau persyaratan administrasi. Ini justru menjadi kesempatan bagi kita untuk mengetahui kondisi kesehatan dan melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari,” ujarnya.

Untuk mendukung kesiapan fisik, Rujana mendorong seluruh calon jamaah mengikuti pembinaan kesehatan secara serius. Pola hidup sehat perlu mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain dengan memperhatikan pola makan, melakukan olahraga secara rutin, menjaga waktu istirahat dan menjalankan anjuran tenaga kesehatan sesuai kondisi masing-masing.

Kebiasaan menjaga kesehatan juga diharapkan tidak hanya dilakukan menjelang keberangkatan. Konsistensi menjadi bagian penting agar kondisi fisik tetap terjaga dalam jangka panjang, terlebih calon jamaah masih memiliki waktu untuk melakukan persiapan menuju pelaksanaan ibadah haji.

Baca Juga  Naruk Harap BCKS Angkatan IX Lahirkan Pemimpin Sekolah yang Adaptif dan Berintegritas

“Kalau ada faktor risiko atau penyakit yang diketahui sejak awal, tentu bisa segera ditangani. Dengan begitu, ketika waktunya berangkat nanti kondisi kesehatan jemaah sudah lebih siap,” katanya.

Rujana juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Barito Utara yang telah melaksanakan sosialisasi pembinaan dan pemeriksaan kesehatan bagi JCH.

Ia berharap pelayanan kesehatan haji terus diperkuat sehingga calon jamaah memperoleh pendampingan dan informasi yang memadai selama masa persiapan.

Koordinasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, calon jamaah serta instansi terkait juga perlu dijaga. Pelayanan yang terintegrasi diharapkan dapat membantu calon jamaah memahami pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mengetahui langkah yang harus dilakukan apabila menghadapi kendala kesehatan.

“Kami berharap pelayanan kesehatan bagi JCH Barito Utara terus ditingkatkan. Pemerintah dan seluruh pihak terkait harus memberikan pendampingan sebaik mungkin agar para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, lancar dan khusyuk,” tuturnya.

Selain mengikuti pemeriksaan, calon jamaah juga diharapkan aktif dalam setiap kegiatan pembinaan yang diberikan. Kesempatan mengikuti pembinaan dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kebugaran, pola hidup sehat dan kesiapan menghadapi perjalanan ibadah yang membutuhkan kondisi tubuh prima.

Baca Juga  Naruk Harap BCKS Angkatan IX Lahirkan Pemimpin Sekolah yang Adaptif dan Berintegritas

Persiapan sejak dini juga menjadi bagian dari upaya membangun rasa percaya diri calon jamaah. Dengan mengetahui kondisi kesehatan masing-masing dan mengikuti arahan tenaga kesehatan, jamaah dapat menyusun langkah persiapan secara lebih terarah hingga tiba waktu keberangkatan.

Rujana berharap seluruh calon jamaah haji asal Barito Utara dapat menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh.

Ia juga berharap dukungan pemerintah dan tenaga kesehatan terus berjalan sehingga seluruh jamaah dapat berangkat dalam kondisi yang baik serta mampu mengikuti rangkaian ibadah dengan lancar.

“Semoga seluruh jamaah calon haji kita diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran hingga saat keberangkatan maupun selama melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji,” ucapnya. (adv)​

+ posts