DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Paripurna DPRD Kalteng Bahas LKPj 2025, Fondasi Awal Pembangunan Lima Tahun Ditekankan

20
×

Paripurna DPRD Kalteng Bahas LKPj 2025, Fondasi Awal Pembangunan Lima Tahun Ditekankan

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mewakili Gubernur Agustiar Sabran menghadiri Rapat Paripurna Ke-3 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin (30/3/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong bersama Wakil Ketua II M Ansyari dan Wakil Ketua III Junaidi. Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD serta unsur Forkopimda di lingkup Pemprov Kalteng.

Dalam rapat itu, Edy menyampaikan pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk laporan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.

Ia menegaskan, LKPj tidak hanya menjadi kewajiban konstitusional, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta komunikasi antara pemerintah daerah dan DPRD.

“LKPj merupakan sarana untuk menyampaikan capaian kinerja sekaligus bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” kata Edy.

Lebih lanjut disampaikan, tahun 2025 merupakan tahun awal periode kepemimpinan 2025–2030 yang diarahkan untuk memperkuat pondasi pembangunan jangka menengah daerah.

Fokus tersebut mencakup kesinambungan program prioritas serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Tahun pertama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan pembangunan menuju Kalteng yang berkah, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

Dari sisi capaian pembangunan, Edy mengungkapkan sejumlah indikator makro menunjukkan perkembangan yang positif.

Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 74,86, angka kemiskinan turun menjadi 4,94 persen, tingkat pengangguran terbuka tercatat 3,97 persen, serta pertumbuhan ekonomi mencapai 4,80 persen atau mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Ia juga memaparkan realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2025 yang mencapai Rp7,21 triliun atau 90,26 persen dari target.

Capaian ini dinilai mencerminkan kinerja fiskal daerah yang cukup stabil di tengah berbagai tantangan.

Sejumlah program strategis yang dijalankan sepanjang 2025 turut menjadi perhatian, antara lain Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Kartu Huma Betang Sejahtera melalui bantuan pendidikan, jaminan kesehatan dengan cakupan JKN yang telah melampaui 100 persen, pembentukan Koperasi Merah Putih, serta pelaksanaan pasar murah untuk menjaga stabilitas harga.

Selain itu, Pemprov Kalteng juga terus mendorong peningkatan infrastruktur, khususnya pembangunan dan perbaikan jalan guna memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Edy menekankan bahwa berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan DPRD dan kolaborasi lintas sektor.

“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Rapat paripurna ini menjadi tahapan penting dalam proses evaluasi kinerja Pemprov Kalteng.

Hasil pembahasan LKPj nantinya diharapkan dapat menjadi rekomendasi strategis bagi perbaikan kebijakan dan program pembangunan di masa mendatang, sekaligus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adv)​

+ posts
Baca Juga  GMNI Kalteng Dorong Solusi Pertambangan Rakyat, Kapolda dan Gubernur Soroti Regulasi hingga Dampak Lingkungan