PEMKAB KOTAWARINGIN BARATPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pemprov Kalteng Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Ribuan Paket Bantuan Disalurkan di Kotawaringin Barat

52
×

Pemprov Kalteng Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Ribuan Paket Bantuan Disalurkan di Kotawaringin Barat

Sebarkan artikel ini

PANGKALAN BUN – Pemprov Kalteng memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat menjelang Idulfitri dan Nyepi 2026 melalui penyaluran berbagai program bantuan di 14 kabupaten/kota.

Kegiatan ini mencakup Bantuan Pangan Presiden periode Februari–Maret 2026, pasar murah, Gerakan Pangan Murah, serta Bantuan Tunai Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran turun langsung ke Kabupaten Kotawaringin Barat untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Penyerahan bantuan dipusatkan di Lapangan Sampuraga Lama, Minggu (15/3/2026), dan disambut antusias masyarakat.

“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang hari besar keagamaan,” kata Agustiar.

Ia menyampaikan, upaya tersebut tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di daerah.

Di Kotawaringin Barat, Bantuan Pangan Presiden disalurkan sebanyak 16.255 paket yang masing-masing berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Bantuan ini diharapkan dapat menopang kebutuhan dasar masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.

Selain itu, Pemprov juga menggelar pasar murah dengan menyediakan 3.900 paket sembako yang terdiri dari 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.

Paket senilai Rp147.500 tersebut mendapat subsidi sehingga masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp10 ribu.

Program Gerakan Pangan Murah turut dilaksanakan dengan menyalurkan 1.000 paket sayuran dan buah serta 500 tabak telur.

Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga asupan gizi masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi pangan.

Sementara itu, bantuan tunai melalui KHBS yang sebelumnya direncanakan untuk 2.000 penerima manfaat, setelah melalui proses verifikasi ditetapkan sebanyak 1.146 penerima.

Penyesuaian ini dilakukan guna memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sebagai pelengkap kegiatan, Pemprov juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, status gizi, skrining kesehatan jiwa, perilaku merokok, hingga pelayanan kesehatan bagi lansia.

Melalui rangkaian program tersebut, Pemprov berharap daya beli masyarakat tetap terjaga serta kesejahteraan warga dapat meningkat, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan. (adv)​

+ posts