DPRD BARITO UTARAHEADLINE

DPRD Soroti Rendahnya Pendaftaran Merek Produk UMKM Barito Utara

47
×

DPRD Soroti Rendahnya Pendaftaran Merek Produk UMKM Barito Utara

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota DPRD Barito Utara, Suparjan Efendi

MUARA TEWEH – DPRD Barito Utara menyoroti masih rendahnya jumlah pendaftaran merek produk lokal, meskipun daerah tersebut memiliki potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang cukup besar dan berkembang.

Anggota DPRD Barito Utara, Suparjan Efendi, menilai kondisi ini perlu segera mendapat perhatian serius melalui langkah konkret berupa pendampingan dan sosialisasi yang lebih intensif kepada para pelaku usaha.

“Kami sangat menyayangkan jika potensi besar UMKM Barito Utara tidak diimbangi dengan perlindungan merek yang memadai. Padahal, merek adalah aset penting yang dapat melindungi usaha dari peniruan dan sengketa di kemudian hari,” ujarnya, baru-baru ini.

Menurutnya, pendaftaran merek bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam membangun identitas produk sekaligus meningkatkan nilai jual dan daya saing UMKM di tengah ketatnya persaingan pasar.

Baca Juga  Program DASHAT Tingkatkan Pemahaman Gizi Keluarga di Barito Utara

Ia menjelaskan, tanpa perlindungan merek yang jelas, pelaku usaha rentan menghadapi risiko peniruan produk hingga konflik hukum yang dapat merugikan keberlangsungan usaha mereka. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya kekayaan intelektual harus terus ditingkatkan.

Suparjan menambahkan, DPRD mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan Kementerian Hukum dan instansi terkait dalam memberikan pendampingan teknis, khususnya bagi pelaku UMKM yang masih belum memahami prosedur pendaftaran kekayaan intelektual.

Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang sebenarnya memiliki produk berkualitas, namun belum tersentuh edukasi terkait pentingnya pendaftaran merek. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah untuk hadir memberikan solusi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memfasilitasi akses layanan pendaftaran merek. Fasilitasi tersebut dapat dilakukan melalui sosialisasi langsung ke lapangan maupun pendampingan administratif yang memudahkan pelaku usaha.

Baca Juga  Program DASHAT Tingkatkan Pemahaman Gizi Keluarga di Barito Utara

“Pemerintah daerah perlu hadir lebih dekat dengan pelaku UMKM, memberikan pemahaman sekaligus membantu proses administrasi agar tidak menjadi hambatan bagi mereka dalam mendaftarkan merek,” tegasnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan berbagai kendala yang selama ini dihadapi pelaku usaha, mulai dari kurangnya informasi hingga proses administrasi yang dianggap rumit.

Dengan adanya pendampingan yang optimal, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM di Barito Utara yang memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mendaftarkan merek produknya secara resmi.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat daya saing produk lokal, sehingga mampu bersaing tidak hanya di pasar daerah, tetapi juga di tingkat nasional.

Baca Juga  Program DASHAT Tingkatkan Pemahaman Gizi Keluarga di Barito Utara

DPRD Barito Utara pun optimistis, dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha, perlindungan merek UMKM dapat ditingkatkan secara signifikan demi keberlanjutan usaha masyarakat. (Red/Adv)

+ posts