AKADEMIKAHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pemprov Kalteng Pertimbangkan Inovasi Busa Sabun Pemadaman Karhutla

18
×

Pemprov Kalteng Pertimbangkan Inovasi Busa Sabun Pemadaman Karhutla

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka peluang untuk mengembangkan metode pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan busa sabun yang sebelumnya diuji oleh peneliti Universitas Palangka Raya (UPR). Inovasi tersebut dinilai menjadi salah satu alternatif yang layak dipertimbangkan guna memperkuat upaya penanggulangan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan, penerapan metode tersebut masih memerlukan koordinasi dan kajian lebih lanjut sebelum benar-benar digunakan dalam penanganan karhutla di lapangan. “Kita koordinasikan dulu. Kita cari dulu barang dan alatnya. Kemarin saya juga sudah melihat dan mencoba saat berkunjung ke UPR,” ujarnya, baru-baru ini.

Menurutnya, setiap inovasi yang berkaitan dengan penanganan karhutla perlu mendapat perhatian dan dukungan, selama terbukti memiliki efektivitas serta sesuai dengan karakteristik lahan di Kalimantan Tengah. Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang bagi pengembangan teknologi yang dinilai mampu meningkatkan efektivitas pemadaman.

Baca Juga  Keabsahan Dokumen Jadi Sorotan, Raperda Sengketa Pertanahan Kalteng Terus Dimatangkan

“Kalau memang hasilnya baik dan efektif tentu bisa kita dukung. Yang penting semuanya harus melalui proses kajian dan pembuktian yang jelas,” katanya.

Agustiar menjelaskan, pengembangan teknologi pemadaman tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Seluruh aspek, mulai dari kesiapan alat, bahan, hingga mekanisme penggunaannya harus dipastikan lebih dahulu agar penerapannya benar-benar memberikan manfaat dalam penanganan karhutla.

“Bisa saja. Makanya, masalah ini tidak boleh sembarangan. Kita buktikan lagi,” lanjutnya.

Baca Juga  PT NRS Bersama Instansi Terkait Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan instansi terkait, guna mengevaluasi berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam penanggulangan karhutla. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan metode yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Ia menegaskan, setiap inovasi yang dikembangkan harus memiliki dasar ilmiah yang kuat sehingga dapat dipertanggungjawabkan ketika diterapkan sebagai bagian dari strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan di daerah.

Selain itu, pengembangan metode baru diharapkan dapat menjadi pelengkap terhadap teknik pemadaman yang selama ini telah digunakan, khususnya untuk menghadapi kebakaran di kawasan yang sulit dijangkau oleh personel maupun peralatan konvensional.

Baca Juga  10.700 Personel Dikerahkan Hadapi Karhutla, Kalteng Perkuat Gerakan Pemadaman Dini

“Pemprov Kalteng akan melihat terlebih dahulu kesiapan alat, bahan, serta efektivitas metode tersebut sebelum menentukan dukungan lebih lanjut. Semua harus melalui proses yang tepat agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi penanganan karhutla di Kalimantan Tengah,” tandas Agustiar. (Red/Adv)

+ posts