HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Percepat Pembangunan Kalteng

16
×

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Percepat Pembangunan Kalteng

Sebarkan artikel ini
Sunarti.

PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kalteng diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan rangkaian kegiatan. Momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus memperkuat pelayanan publik, menjaga persatuan, serta mendorong pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Hal itu disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kalteng, Hj. Sunarti, saat menjadi narasumber Dialog Interaktif Kalteng Menyapa di Studio Pro 1 RRI Palangka Raya pada Kamis (13/8/2026).

Dialog yang mengangkat tema “HUT ke-81 RI di Kalteng, dari Semarak Perayaan hingga Semangat Pembangunan” membahas berbagai upaya mengisi kemerdekaan melalui pembangunan dan keterlibatan masyarakat.

Sunarti mengatakan, peringatan HUT ke-81 RI menjadi kesempatan untuk membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Pemprov Kalteng mengajak pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, BUMN/BUMD, dunia usaha, perguruan tinggi, sekolah, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat ikut mengambil bagian dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

Berbagai kegiatan dapat dilakukan sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, menjaga kebersihan dan penataan lingkungan, kegiatan olahraga, seni dan budaya, hingga aktivitas sosial yang mempererat hubungan antarmasyarakat.

Baca Juga  Tiga Jembatan Strategis Barito Utara Dibiayai Multiyears

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata. Pemerintah hadir untuk melayani, meningkatkan pelayanan publik, mempercepat kesejahteraan masyarakat, dan memajukan pembangunan ekonomi lokal secara merata,” ujar Sunarti.

Ia menambahkan, semangat kemerdekaan juga perlu tercermin dalam kualitas kerja aparatur sipil negara (ASN). ASN dituntut memberikan pelayanan secara profesional, akuntabel, transparan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Transformasi digital pemerintahan menjadi salah satu langkah yang terus didorong. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu membuat pelayanan lebih cepat, mudah diakses, transparan, dan efisien. Langkah ini juga penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah terpencil.

Pembangunan Kalteng juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas antardaerah dan mengurangi keterisolasian sejumlah wilayah. Infrastruktur dan komunikasi menjadi bagian penting karena tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, kesehatan, informasi, serta kegiatan ekonomi.

Sunarti menyebut pembangunan tidak selalu harus bergantung pada ketersediaan anggaran yang besar. Dalam kondisi keterbatasan fiskal, inovasi, efisiensi, serta kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting agar program pembangunan tetap berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  Karhutla Petuk Ketimpun Berhasil Dipadamkan, Tim Bergerak Cepat

Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi ikut menjaga hasil pembangunan yang telah tersedia. Kepedulian terhadap lingkungan, ketertiban, kepatuhan membayar pajak, serta semangat gotong royong merupakan bentuk kontribusi yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemerintah tidak untuk dilayani, tetapi melayani. Kami berharap hasil pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat Kalteng,” tegasnya.

Memasuki momentum kemerdekaan, Sunarti juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kalteng. Perbedaan latar belakang, budaya, maupun kondisi wilayah tidak menjadi penghalang untuk membangun daerah secara bersama-sama.

Pelestarian budaya lokal juga perlu mendapat perhatian agar pembangunan tidak menghilangkan identitas daerah. Kegiatan seni dan budaya dalam rangkaian HUT ke-81 RI dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya Kalteng sekaligus mempererat interaksi sosial.

Selain itu, kondisi musim kemarau menjadi perhatian bersama. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat memicu kebakaran dan berdampak terhadap lingkungan maupun kesehatan. Apabila menemukan titik api atau kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya agar dapat dilakukan penanganan lebih cepat.

Baca Juga  Gubernur Kalteng Dorong Mahasiswa UIN Jadi Generasi Penggerak Kemajuan Daerah

Peringatan HUT ke-81 RI dengan demikian diharapkan menjadi momentum untuk meneruskan semangat para pejuang melalui tindakan nyata. Pemerintah memperkuat pelayanan dan pembangunan, sementara masyarakat ikut menjaga lingkungan, kerukunan, serta hasil pembangunan.

Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, kemerdekaan diharapkan tidak hanya diperingati melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pelayanan yang semakin baik, pembangunan yang berkelanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalteng. (adv)​

+ posts