DPRD BARITO UTARAHEADLINE

DPRD Barito Utara Dukung Sinergi Penanganan Karhutla

18
×

DPRD Barito Utara Dukung Sinergi Penanganan Karhutla

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Ardianto

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto, mengapresiasi respons cepat tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Teweh Baru. Kecepatan penanganan dinilai penting untuk mencegah api meluas, terlebih sejumlah titik kebakaran berada di kawasan yang berpotensi berdekatan dengan permukiman warga.

“Ini patut kita apresiasi. Tim gabungan bergerak cepat begitu menerima laporan adanya karhutla. Kecepatan penanganan sangat penting agar api tidak meluas dan dampaknya dapat diminimalkan,” ujar Ardianto, baru-baru ini.

Menurut Ardianto, penanganan karhutla tersebut melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), kepolisian, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA). Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai menunjukkan pentingnya kerja sama dalam menghadapi ancaman kebakaran yang dapat terjadi di sejumlah lokasi secara bersamaan.

Baca Juga  Radar Cuaca Muara Teweh Perkuat Peringatan Dini, DPRD Dorong Informasi Cepat untuk Masyarakat

“Kolaborasi seperti ini harus terus dipertahankan. BPBD tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dukungan Manggala Agni, Damkar, TNI, Polri, MPA dan unsur lainnya sangat diperlukan, terutama ketika kondisi kebakaran terjadi di beberapa titik dalam waktu yang berdekatan,” katanya.

Berdasarkan laporan penanganan di lapangan, kebakaran terjadi di Jalan Trans Sosial Kilometer 7 Kelurahan Jingah, Jalan Sosial Kelurahan Jingah, dan Kelurahan Jambu. Dari tiga lokasi tersebut, total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1,40 hektare. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan cepat agar kobaran api tidak merambat ke kawasan lain.

“Penanganan di beberapa lokasi secara bersamaan tentu membutuhkan koordinasi yang baik. Karena itu, sinergi antarpihak menjadi bagian penting agar setiap titik dapat segera ditangani sesuai kondisi di lapangan,” ungkap Ardianto.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para petugas yang tetap melakukan upaya pengendalian api hingga kondisi di lokasi dinilai aman. Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan penerangan dan jarak sumber air pada salah satu lokasi, namun kondisi tersebut tidak mengurangi upaya tim dalam mengendalikan kebakaran.

Baca Juga  Patih Herman Dukung Kontingen Pramuka Barito Utara Ikuti Jamnas

“Petugas telah bekerja maksimal di lapangan. Kendala seperti keterbatasan penerangan dan jarak sumber air tentu menjadi tantangan, tetapi upaya pengendalian tetap harus dilakukan sampai situasi benar-benar aman,” jelasnya.

Ardianto menilai upaya pemadaman harus berjalan beriringan dengan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang. Menurutnya, kondisi lahan yang mudah terbakar membutuhkan kewaspadaan masyarakat, terutama dalam melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api di sekitar permukiman maupun kawasan lainnya.

“Yang paling penting sekarang adalah pencegahan. Masyarakat jangan melakukan pembakaran lahan sembarangan. Kalau melihat ada titik api, segera laporkan agar petugas bisa bergerak cepat sebelum api membesar,” tegas Ardianto.

Baca Juga  Taufik Dukung Sinkronisasi Program Pemerintahan Desa Kalteng

Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan terus ditingkatkan selama periode rawan karhutla. Peran warga dalam memberikan informasi awal dinilai sangat membantu petugas melakukan tindakan cepat sehingga potensi kebakaran meluas dapat ditekan dan keselamatan masyarakat serta lingkungan tetap terjaga.

“Pencegahan dan laporan dini merupakan bagian penting dalam penanganan karhutla. Dengan kepedulian masyarakat dan kerja sama seluruh unsur, kita dapat meminimalkan risiko kebakaran serta menjaga wilayah Barito Utara tetap aman,” tandas Ardianto. (Red/Adv)

+ posts