HEADLINEHUKUM & PERISTIWALIFE STYLEOTOMOTIFPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Kasatlantas Palangka Raya Gandeng Komunitas Cegah Balap Liar Sejak Dini

23
×

Kasatlantas Palangka Raya Gandeng Komunitas Cegah Balap Liar Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya, Komisaris Polisi Hermanto, menyampaikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas dalam dialog interaktif Ngobrol Santai Ngopi Kopigin dan JOC Kopigin Domino S7 di Kafe Kopigin, Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya menyiapkan strategi jangka pendek hingga jangka panjang untuk menekan aksi balap liar yang masih meresahkan masyarakat. Salah satu langkah yang akan direalisasikan ialah menghadirkan program Race Sore di Sirkuit Sabaru sebagai wadah resmi bagi para pecinta balap untuk menyalurkan hobi secara aman dan sesuai aturan.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Palangka Raya, Komisaris Polisi (Kompol) Hermanto, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bertajuk Ngobrol Santai Ngopi Kopigin dan JOC Kopigin Domino S7 di Kafe Kopigin, Jalan Salampak Umar, Palangka Raya, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan itu turut dihadiri komunitas, panitia, dan insan media sebagai bagian dari sosialisasi tertib berlalu lintas.

Kompol Hermanto mengungkapkan, memasuki bulan kedua masa jabatannya sebagai Kasatlantas, dirinya mendapat amanah untuk menangani persoalan balap liar yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Menurutnya, penanganan persoalan tersebut membutuhkan kesabaran dan strategi yang berkelanjutan karena sebagian pelaku telah menganggap balap liar sebagai bagian dari hobi.

“Kami telah menerapkan metode patroli dan penempatan pos penjagaan di titik-titik rawan, seperti kawasan Dr. Murjani, Diponegoro, dan RTA Milono, khususnya pada malam Sabtu dan malam Minggu,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, selama masa libur sekolah terjadi peningkatan aktivitas balap liar yang didominasi anak usia sekolah maupun remaja putus sekolah. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas karena para pelaku kerap memanfaatkan celah ketika pengawasan mulai berkurang pada dini hari.

Baca Juga  Faridawaty Ucapkan Selamat, HUT Ke-69 Kota Palangka Raya Semakin Maju

“Fenomena ini kerap menyulitkan petugas di lapangan karena para pembalap liar kerap memanfaatkan waktu lengah petugas, seperti sekitar jam 3 dini hari saat petugas mulai lelah,” tuturnya.

Kompol Hermanto mengaku prihatin setiap kali harus melakukan penindakan dan menahan kendaraan milik pelaku balap liar. Menurutnya, tindakan tersebut bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga menjadi gambaran bahwa edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas masih harus terus diperkuat kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Untuk meminimalisir risiko kecelakaan di jalan umum dan demi keselamatan bersama, Satlantas Polresta Palangka Raya telah menjalin komunikasi dengan Wali Kota Palangka Raya guna menyalurkan bakat para pemuda tersebut ke jalur yang positif,” ujarnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Satlantas Polresta Palangka Raya akan menghadirkan program Race Sore yang dijadwalkan berlangsung satu kali setiap pekan di Sirkuit Sabaru. Program tersebut disiapkan sebagai ruang yang aman bagi para pembalap untuk menyalurkan minatnya tanpa mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Melalui program ini, pihak kepolisian memberikan fasilitas jalur balap yang aman dan menjamin tidak ada penangkapan selama para pembalap menyalurkan hobinya di dalam sirkuit resmi tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga  Faridawaty Harapkan Pemuda Tingkatkan Keterampilan Demi Masa Depan Yang Lebih Maju 

Kasatlantas menegaskan bahwa jalan raya merupakan fasilitas umum yang tidak boleh digunakan sebagai arena balap. Oleh sebab itu, pihaknya tetap akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang terjadi di jalan umum.

“Sementara bagi yang tetap melanggar di jalan raya, kepolisian memberlakukan sanksi tilang dan kendaraan ditahan selama 3 bulan, di mana proses sidang dijadwalkan pada 14 Agustus 2026 dengan catatan kendaraan wajib dikembalikan ke kondisi standar,” tegasnya.

Selain balap liar, Kompol Hermanto juga menyoroti penggunaan knalpot brong yang masih menjadi sumber kebisingan dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Ia berharap kesadaran pengguna kendaraan terus meningkat sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas yang lebih baik di Kota Palangka Raya.

Dukungan terhadap langkah Satlantas Polresta Palangka Raya juga datang dari Ketua Panitia JOC Kopigin Domino Season-7, Giben. Ia menilai keterlibatan kepolisian dalam kegiatan komunitas merupakan langkah positif karena mampu menghadirkan edukasi keselamatan berkendara secara langsung kepada masyarakat dan insan media.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Satlantas Polresta Palangka Raya dalam mensosialisasikan tertib lalu lintas ini. Kegiatan Ngobrol Santai ini menjadi ruang yang sangat tepat bagi kami, masyarakat, dan rekan-rekan media untuk bersinergi menjaga kondusivitas kota,” kata Giben.

Baca Juga  APRI Kalteng Diharapkan Jadi Motor Penggerak Pertambangan Rakyat Berkelanjutan

Ia menambahkan, penyediaan jalur balap resmi di Sirkuit Sabaru merupakan solusi yang patut didukung seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pendekatan edukatif dan humanis akan lebih efektif dalam membangun kesadaran generasi muda agar menjauhi balap liar dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

“Melalui edukasi yang humanis seperti ini, kami berharap kesadaran masyarakat, khususnya para remaja, dapat meningkat. Kami di kepanitiaan JOC Domino bersama rekan-rekan media siap membantu menggaungkan pesan positif ini agar tidak ada lagi aksi balap liar yang membahayakan di jalanan,” tutur Giben.

Melalui sinergi antara kepolisian, komunitas, pemerintah daerah, dan media, upaya menekan balap liar di Palangka Raya diharapkan semakin efektif. Kehadiran program Race Sore di Sirkuit Sabaru menjadi salah satu solusi yang tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda agar dapat menyalurkan hobi secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. (Red/ADV)

+ posts