DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Ingatkan Pentingnya Perlindungan Sektor Pendidikan dan Kesehatan di Tengah Gejolak Harga Energi

17
×

DPRD Kalteng Ingatkan Pentingnya Perlindungan Sektor Pendidikan dan Kesehatan di Tengah Gejolak Harga Energi

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh.

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap sektor pendidikan dan kesehatan di tengah fluktuasi harga energi yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan dua sektor layanan dasar tersebut tetap dapat diakses secara luas dengan biaya yang terjangkau.

Faridawaty menilai perubahan harga energi sering kali berdampak pada kenaikan biaya di berbagai sektor, mulai dari transportasi, distribusi barang, hingga kebutuhan pokok masyarakat.

Situasi tersebut dapat menimbulkan tekanan ekonomi yang lebih besar, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.

“Di tengah fluktuasi harga energi, yang harus menjadi perhatian adalah menjaga kestabilan biaya sekolah dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat kelas bawah agar mereka tidak semakin terbebani,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga  Okki Maulana Nilai Jalur Sepeda Tetap Relevan, Minta Pemprov Fokus Tingkatkan Kualitas Pekerjaan

Ia menjelaskan, pendidikan dan kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia.

Oleh karena itu, keberlangsungan layanan pada kedua sektor tersebut harus tetap menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pemerintah, terutama ketika kondisi ekonomi mengalami ketidakpastian.

Menurut Faridawaty, pemerintah perlu mengantisipasi kemungkinan meningkatnya beban masyarakat dengan menghadirkan kebijakan yang mampu menjaga daya beli sekaligus memastikan akses terhadap layanan dasar tidak terganggu.

Langkah tersebut dapat dilakukan melalui penguatan program bantuan pendidikan, subsidi bagi kelompok tertentu, hingga peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Ia juga menilai keberadaan berbagai program perlindungan sosial harus terus diperkuat agar mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga  DPRD Kalteng Perkuat Dukungan Pencegahan Karhutla, Kesiapsiagaan Kotim Dinilai Semakin Matang

Dengan demikian, kelompok rentan tetap mendapatkan dukungan ketika menghadapi tekanan ekonomi akibat meningkatnya biaya hidup.

“Jangan sampai masyarakat harus memilih antara memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan biaya pendidikan atau kesehatan. Kedua sektor ini harus tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Faridawaty mengatakan bahwa upaya menjaga keterjangkauan biaya pendidikan dan kesehatan tidak hanya berdampak pada kesejahteraan masyarakat saat ini, tetapi juga menentukan kualitas pembangunan daerah di masa mendatang.

Karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga terkait, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.

Ia berharap pemerintah dapat melakukan pemantauan secara berkala terhadap dampak fluktuasi harga energi terhadap kehidupan masyarakat serta segera mengambil langkah penyesuaian apabila ditemukan potensi yang dapat mengganggu akses masyarakat terhadap layanan dasar.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Desa Terpencil Jadi Prioritas, Asdy Narang Tekankan Pentingnya Infrastruktur Merata

Dengan kebijakan yang tepat dan responsif, Faridawaty optimistis masyarakat tetap dapat memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan yang layak, meskipun menghadapi dinamika ekonomi yang terjadi secara nasional maupun global. (adv)​

+ posts