DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Minta Desa Terpencil Jadi Prioritas, Asdy Narang Tekankan Pentingnya Infrastruktur Merata

198
×

DPRD Kalteng Minta Desa Terpencil Jadi Prioritas, Asdy Narang Tekankan Pentingnya Infrastruktur Merata

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Asdy Narang.

PALANGKA RAYA – Pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok kembali menjadi sorotan DPRD Kalteng.

Anggota DPRD Kalteng, Asdy Narang, menilai masih adanya desa-desa terpencil yang mengalami keterbatasan akses menjadi tantangan yang harus segera ditangani agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, infrastruktur merupakan faktor utama yang menentukan kemajuan suatu daerah. Ketersediaan jalan, jembatan, sarana transportasi, serta fasilitas penunjang lainnya sangat berpengaruh terhadap akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan aktivitas perekonomian.

“Aspek pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian utama pemerintah. Masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses infrastruktur yang layak dan memadai,” kata Asdy, Kamis (18/6/2026).

Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah wilayah yang menghadapi kendala aksesibilitas akibat kondisi infrastruktur yang belum memadai.

Baca Juga  Api Karhutla Menjalar di Gambut Dalam Tumbang Nusa

Situasi tersebut menyebabkan masyarakat harus mengeluarkan biaya dan waktu lebih besar untuk memperoleh layanan dasar maupun menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Menurut Asdy, ketimpangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan tidak boleh dibiarkan berlangsung dalam jangka panjang.

Pemerintah perlu memastikan bahwa program pembangunan yang dijalankan benar-benar menjangkau daerah-daerah yang selama ini masih tertinggal.

Ia menilai pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata, tetapi juga menyangkut upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan akses yang baik, distribusi barang dan jasa menjadi lebih lancar, biaya transportasi dapat ditekan, serta peluang usaha masyarakat akan semakin terbuka.

“Karena keterbatasan tadi menyebabkan aktivitas ekonomi masyarakat juga sulit berkembang di sektor distribusi barang dan jasa,” ujarnya.

Baca Juga  Agustiar Sabran Lepas 506 Pramuka Kalteng Menuju Jamnas XII di Cibubur

Lebih lanjut, Asdy meminta pemerintah daerah untuk terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat dalam menyusun prioritas pembangunan.

Aspirasi yang disampaikan warga, baik melalui musyawarah maupun kunjungan lapangan, harus menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan pembangunan.

“Pemerintah harus peka terhadap aspirasi masyarakat. Kondisi desa-desa yang terisolasi dari infrastruktur dan kebutuhan dasar lainnya harus menjadi perhatian serius, agar tidak terjadi kesenjangan pembangunan antarwilayah,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan yang merata akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ketika akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat ekonomi semakin mudah, masyarakat akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang dan meningkatkan taraf hidupnya.

Baca Juga  Pemantauan Karhutla dari Istana Isen Mulang Perkuat Respons

Karena itu, DPRD Kalteng berharap pemerintah dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di desa-desa terpencil dan wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses.

Upaya tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh daerah. (adv)​

+ posts