DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Taufik Nugraha Soroti Anjloknya Harga TBS, Minta Pemda Lindungi Kepentingan Petani Sawit

17
×

Taufik Nugraha Soroti Anjloknya Harga TBS, Minta Pemda Lindungi Kepentingan Petani Sawit

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha.

MUARA TEWEH – Penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi belakangan ini mendapat perhatian serius dari DPRD Barito Utara.

Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas harga dan melindungi pendapatan petani sawit.

Menurut Taufik, fluktuasi harga TBS tidak hanya berdampak pada sektor perkebunan, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi ekonomi masyarakat secara umum.

Sebab, sebagian besar petani di sejumlah wilayah Barito Utara menggantungkan penghasilan keluarga dari hasil panen kelapa sawit.

Ia menilai, apabila kondisi tersebut dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya intervensi dan koordinasi yang baik, maka kesejahteraan petani berpotensi menurun.

Dampaknya juga dapat dirasakan pada menurunnya daya beli masyarakat yang pada akhirnya memengaruhi perputaran ekonomi daerah.

Baca Juga  Gun Sriwitanto Dukung Penguatan Investasi Berwawasan Lingkungan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Barito Utara

“Kami meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya agar harga TBS sawit dapat kembali stabil. Jangan sampai petani terus dirugikan akibat harga yang terus menurun,” kata Taufik belum lama ini.

Ia menjelaskan bahwa sektor perkebunan sawit selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Barito Utara.

Oleh karena itu, keberlangsungan sektor tersebut perlu mendapat perhatian bersama agar tetap mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Selain mendorong koordinasi lintas sektor, Taufik juga meminta adanya pengawasan yang lebih optimal terhadap mekanisme penetapan harga TBS di lapangan.

Baca Juga  Mei 2026, NTP Kalimantan Tengah Naik Jadi 139,72

Menurutnya, transparansi dalam proses pembelian hasil panen petani oleh perusahaan merupakan hal penting untuk menciptakan rasa keadilan dan kepastian usaha.

DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal berbagai kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan petani.

Ia berharap pemerintah daerah dapat berperan aktif menjembatani komunikasi antara petani, perusahaan, dan pihak terkait lainnya guna mencari solusi yang saling menguntungkan.

“Kami berharap ada langkah nyata dan solusi yang dapat memberikan kepastian harga bagi petani. Dengan harga yang stabil, masyarakat dapat terus menjalankan usaha perkebunan mereka dengan baik dan perekonomian daerah juga tetap bergerak,” ujarnya.

Taufik juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan industri perkebunan sawit yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.

Baca Juga  Patih Herman: Penguatan RSUD Muara Teweh Jadi Investasi Penting bagi Kesehatan Masyarakat

Ia optimistis melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, perusahaan, dan petani, stabilitas harga TBS dapat kembali terjaga sehingga kesejahteraan petani di Barito Utara semakin meningkat. (adv)​

+ posts