PEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Huma Betang Night Semarakkan Penutupan FBIM 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

16
×

Huma Betang Night Semarakkan Penutupan FBIM 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Suasana Bundaran Besar Palangka Raya dipenuhi kemeriahan dan semangat kebersamaan saat Pemprov Kalteng menggelar malam puncak penutupan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 bertajuk Huma Betang Night, Sabtu malam (23/5/2026).

Kegiatan yang menjadi penutup rangkaian Hari Jadi ke-69 Kalteng tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, Pj Sekda Linae Victoria Aden, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, hingga masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota.

Penutupan FBIM 2026 berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas daerah yang menggambarkan kekayaan adat serta keberagaman budaya Bumi Tambun Bungai. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak awal acara hingga akhir kegiatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa momentum Huma Betang Night bukan sekadar seremoni penutupan festival budaya, melainkan bentuk rasa syukur atas perjalanan pembangunan Kalteng yang kini memasuki usia ke-69 tahun.

Baca Juga  Efisiensi Anggaran Tak Hambat Pembangunan, Forkopimda Kalteng Pastikan Program Prioritas Tetap Berjalan

Ia juga mengapresiasi kontribusi para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah.

Menurutnya, keberlanjutan pembangunan harus dilakukan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.

“Terima kasih kepada para pendahulu yang telah membangun Kalteng. Kami akan melanjutkan dan memperbaiki berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Agustiar.

Gubernur menilai, FBIM telah menjadi agenda budaya yang tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga menjadi ruang pemersatu masyarakat lintas suku, agama, dan budaya melalui semangat Huma Betang.

Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia serta bersama-sama mendukung pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.

“Spirit Huma Betang harus terus dijaga sebagai simbol persatuan masyarakat Kalteng. Dengan kebersamaan, kita dapat membangun daerah yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” katanya.

Baca Juga  HUT Kalteng Ke-69, Faridawaty Soroti Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Tengah

Sementara itu, Pj Sekda Linae Victoria Aden menyampaikan bahwa FBIM 2026 yang berlangsung selama tujuh hari, sejak 17 hingga 23 Mei 2026, mampu menarik perhatian masyarakat luas, termasuk wisatawan dari luar daerah dan mancanegara.

Menurutnya, pelaksanaan festival budaya tahunan tersebut memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM, pedagang kecil, hingga sektor jasa perhotelan dan penginapan.

“FBIM terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya daerah,” ungkap Linae.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan FBIM 2026, termasuk masyarakat dan insan pers yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu juga diumumkan para pemenang FBIM 2026. Kabupaten Barito Utara berhasil keluar sebagai Juara Umum, disusul Kota Palangka Raya di posisi kedua dan Kabupaten Murung Raya di posisi ketiga.

Baca Juga  Kelas IX Angkatan XVII SMPK Santa Maria Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan Maria Ines

Penyerahan trofi juara dilakukan langsung oleh Gubernur Kalteng bersama jajaran Forkopimda sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi para kontingen selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan budaya. (adv)​

+ posts