DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Banyak Guru Belum S1, DPRD Barito Utara Minta Percepatan Peningkatan Kualifikasi

26
×

Banyak Guru Belum S1, DPRD Barito Utara Minta Percepatan Peningkatan Kualifikasi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barito Utara, Edi Pran Aji.

MUARA TEWEH – Permasalahan kualifikasi tenaga pendidik di Barito Utara kembali menjadi perhatian.

Anggota DPRD Barito Utara, Edi Pran Aji, menilai masih banyak guru yang hanya berpendidikan setingkat SMA, sehingga belum memenuhi standar minimal yang ditetapkan dalam sistem pendidikan nasional.

Ia menegaskan, kondisi tersebut perlu segera ditangani secara serius karena berkaitan langsung dengan kualitas pembelajaran di sekolah.

“Fakta di lapangan masih menunjukkan cukup banyak tenaga pengajar yang belum memenuhi kualifikasi akademik. Ini tentu menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Edi menjelaskan, standar minimal pendidikan bagi tenaga pendidik adalah sarjana atau setara. Jika kondisi ini tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas lulusan dan daya saing sumber daya manusia di daerah.

Baca Juga  Studi Tiru ke Nganjuk Diharapkan Jadi Titik Awal Transformasi Pertanian Barito Utara

Menurutnya, keterbatasan akses pendidikan tinggi, faktor ekonomi, serta kondisi geografis menjadi beberapa kendala yang dihadapi para guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan agar mengambil langkah konkret dan terukur, salah satunya dengan menghadirkan program kuliah percepatan yang dapat diikuti para guru tanpa mengganggu aktivitas mengajar.

“Program ini penting agar para guru bisa meningkatkan kualifikasinya secara bertahap. Skema pembelajaran harus fleksibel, misalnya melalui sistem daring atau kelas khusus, sehingga tetap bisa dijalankan bersamaan dengan tugas di sekolah,” jelasnya.

Baca Juga  BPS Catat Ekonomi Kalteng Tumbuh Positif 3,79 Persen Tahunan

Selain program percepatan, Edi juga menekankan pentingnya dukungan anggaran melalui pemberian beasiswa bagi para tenaga pendidik.

Ia menilai, intervensi pemerintah sangat dibutuhkan agar program peningkatan kualifikasi dapat berjalan efektif dan merata.

“Banyak guru kita yang memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan, tetapi terbentur biaya. Di sinilah peran pemerintah diperlukan untuk memberikan dukungan nyata,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas tenaga pendidik tidak hanya berdampak pada proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.

DPRD Barito Utara, lanjutnya, akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan, termasuk memastikan program-program yang direncanakan dapat berjalan secara konsisten.

Baca Juga  Transformasi Digital Koperasi Desa Dinilai Krusial Dongkrak Daya Saing Ekonomi Lokal

“Kita ingin kualitas pendidikan di Barito Utara terus meningkat. Salah satu kuncinya ada pada peningkatan kapasitas dan kualifikasi tenaga pengajar,” pungkasnya. (adv)​

+ posts