PEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pemprov Kalteng Perkuat GPM dan Operasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Besar

14
×

Pemprov Kalteng Perkuat GPM dan Operasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Besar

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng mengintensifkan berbagai langkah pengendalian inflasi menjelang sejumlah hari besar keagamaan pada Mei 2026, dengan fokus pada stabilisasi harga bahan pokok dan kelancaran distribusi energi.

Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), pasar murah, serta penyaluran bantuan pangan, pemerintah daerah berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan komoditas tetap terjaga.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi terpadu sesuai arahan Gubernur.

“Upaya yang kami lakukan antara lain mengintensifkan GPM, pasar murah, serta bantuan pangan pemerintah untuk masyarakat,” ujarnya usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026, Senin (20/4/2026).

Baca Juga  Skema Kredit UMKM Haguet 2026 Diperkuat, Pemprov Kalteng Siapkan Subsidi Bunga dan Seleksi Ketat

Menurutnya, peningkatan aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat menjelang hari besar keagamaan perlu diantisipasi sejak dini agar tidak memicu lonjakan harga di pasaran.

Pemprov Kalteng juga akan memperkuat operasi pasar di sejumlah wilayah guna menekan potensi gejolak harga bahan pokok.

“Menjelang bulan Mei yang terdapat beberapa hari besar keagamaan, operasi pasar akan terus kami lakukan agar harga tetap terkendali,” jelasnya.

Selain itu, upaya jangka panjang juga disiapkan melalui penguatan ketahanan pangan daerah, termasuk pengembangan infrastruktur pendukung sektor pertanian dan peternakan.

Baca Juga  Pj Sekda Kalteng Tekankan Percepatan Distribusi KHBS hingga Pelosok

“Dukungan sarana seperti pabrik pakan ternak dan unit pengolahan hasil pertanian, termasuk rice milling unit, menjadi bagian penting dalam menjaga kemandirian pangan,” tambahnya.

Di sektor energi, Pemprov Kalteng turut meningkatkan pengawasan distribusi BBM dengan melibatkan unsur masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, guna mencegah antrean dan potensi penyimpangan distribusi.

“Sesuai arahan Gubernur, pengawasan distribusi BBM melibatkan tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusi berjalan lancar hingga ke daerah.

Baca Juga  Tekan Kecelakaan, Forum LLAJ Kalteng Genjot Pemetaan Titik Rawan dan Aksi Terpadu

“Kami berharap distribusi dari pusat ke daerah berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tutupnya. (adv)​

+ posts