DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Panen Jagung Hibrida Barito Utara Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

11
×

Panen Jagung Hibrida Barito Utara Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha saat Panen Jagung Hibrida dan Serap Aspirasi Petani Lokal

MUARA TEWEH – Kegiatan panen jagung hibrida di wilayah kerja penyuluhan pertanian (WKPP) Kelurahan Melayu dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret hingga awal April 2026. Panen bersama tersebut melibatkan kelompok tani sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pertanian dan penguatan ketahanan pangan daerah.

Panen jagung hibrida pertama dilaksanakan pada Senin, 30 Maret 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Tamban Sari WKPP Kelurahan Melayu. Lokasi panen berada di Jalan Tamban Sari, arah menuju kawasan pemakaman Wonorejo.

Dalam kegiatan tersebut, kelompok tani menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah daerah, khususnya terkait kebutuhan sarana dan prasarana pertanian. Di antaranya mesin pemanas atau pengering jagung serta mesin pencacah jagung untuk meningkatkan kualitas hasil panen dan efisiensi produksi.

Baca Juga  Paripurna DPRD Kalteng Bahas LKPj 2025, Fondasi Awal Pembangunan Lima Tahun Ditekankan

Selain itu, para petani saat ini masih memanfaatkan lahan pinjaman seluas sekitar satu hektare milik masyarakat setempat untuk kegiatan penanaman jagung. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keberlanjutan program pertanian yang tengah dikembangkan.

Kelompok tani berharap pemerintah daerah dapat membantu penyediaan lahan pertanian dengan status yang jelas, baik melalui hibah maupun skema pinjam pakai, sehingga program penanaman jagung dapat berjalan secara berkelanjutan.

Selanjutnya, panen bersama jagung hibrida juga dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 1 April 2026, pukul 07.00 WIB hingga selesai di lahan Poktan Suara Karya WKPP Kelurahan Melayu, yang berlokasi di Jalan Fungsi Tunggal kilometer tepat di samping SMK 2 Muara Teweh.

Baca Juga  GMNI Kalteng Dorong Solusi Pertambangan Rakyat, Kapolda dan Gubernur Soroti Regulasi hingga Dampak Lingkungan

Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan panen jagung hibrida tersebut sebagai bentuk nyata penguatan sektor pertanian lokal.

“Kami dari Komisi II DPRD Barito Utara sangat mengapresiasi semangat para kelompok tani ini dalam mengembangkan jagung hibrida. Ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat,” ujarnya, baru-baru ini.

Taufik menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan petani, khususnya terkait kebutuhan alat pertanian dan kepastian lahan garapan.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait agar kebutuhan sarana prasarana pertanian, termasuk pengering dan pencacah jagung, dapat menjadi perhatian bersama. Begitu juga soal lahan, perlu ada solusi yang memberikan kepastian bagi petani,” tegasnya.

Baca Juga  Usai Lebaran, Gubernur Kalteng Ingatkan ASN Tingkatkan Kinerja dan Kawal KHBS Tepat Sasaran

Menurutnya, dukungan fasilitas serta kepastian lahan menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di Kabupaten Barito Utara.

Ia juga menilai, pengembangan komoditas jagung hibrida memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan daerah apabila didukung dengan kebijakan dan fasilitas yang memadai.

Kegiatan panen bersama ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan DPRD dalam mendorong pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung sebagai salah satu unggulan daerah.

Dengan adanya kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan, program pertanian di Kabupaten Barito Utara diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat. (Red/Adv)