PEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Posko Monitoring Dibuka, Pemprov Kalteng Pastikan Angkutan Udara Lebaran Aman dan Lancar

37
×

Posko Monitoring Dibuka, Pemprov Kalteng Pastikan Angkutan Udara Lebaran Aman dan Lancar

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng menyatakan komitmennya dalam mendukung kelancaran transportasi udara selama arus mudik Lebaran 1447 H/2026.

Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran dalam Apel Pembukaan Posko Monitoring Angkutan Udara di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Jumat (13/3/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, mengapresiasi kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan posko tersebut.

Ia menekankan pentingnya sinergi antar pihak guna memastikan kelancaran arus mudik.

“Pemprov Kalteng mendukung penuh pengoperasian posko monitoring ini. Kami berharap koordinasi antara penyedia jasa transportasi, regulator, dan aparat keamanan berjalan optimal agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Yulindra.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Dermawan, menyampaikan bahwa pembentukan Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran merupakan langkah strategis untuk menjaga operasional penerbangan tetap aman dan terkendali selama periode mudik.

Menurutnya, posko ini menjadi pusat koordinasi berbagai instansi di lingkungan bandara, mulai dari otoritas bandara, maskapai penerbangan, hingga unsur keamanan dan pelayanan.

Dengan koordinasi yang terintegrasi, potensi kendala operasional dapat dideteksi lebih dini dan segera ditangani.

“Posko monitoring angkutan udara ini adalah komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap optimal selama periode angkutan Lebaran,” kata Made.

Ia menambahkan, kesiapan fasilitas bandara, sumber daya manusia, serta dukungan seluruh pihak menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas pelayanan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, baik dari sisi operasional penerbangan, kesiapan personel, maupun fasilitas pendukung di bandara agar pelayanan berjalan baik,” jelasnya.

Dengan meningkatnya jumlah penumpang pada masa angkutan Lebaran, pengawasan dan pengendalian dinilai perlu dilakukan secara lebih intensif.

Karena itu, keberadaan posko monitoring diharapkan mampu menjadi sarana pemantauan aktivitas penerbangan sekaligus memastikan pelayanan penumpang tetap prima.

Melalui sinergi dan koordinasi yang berkelanjutan, seluruh pihak optimistis layanan transportasi udara di Bandara Tjilik Riwut dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman, dan selamat. (adv)​

+ posts