PALANGKARAYA – Aktivitas masyarakat yang meningkat menjelang Libur Lebaran dan Idul Fitri 1447 Hijriah berpotensi memicu berbagai risiko gangguan kesehatan. Mulai dari pola konsumsi makanan hingga kelelahan akibat perjalanan mudik yang panjang dapat mempengaruhi kondisi fisik seseorang.
Situasi tersebut menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya. Momentum mudik Lebaran yang identik dengan mobilitas tinggi masyarakat dinilai perlu diimbangi dengan kesadaran menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat selama perjalanan.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya, K. Hindro Kusumo, mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan diri maupun keluarga sebelum melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
“Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berangkat, cukup beristirahat, mengkonsumsi makanan bergizi, serta tetap menjaga kebersihan diri selama perjalanan,” imbau Hindro, Selasa (10/03/2026).
Menurutnya, perjalanan mudik yang menempuh jarak jauh sering kali membuat tubuh mengalami kelelahan apabila tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mempersiapkan diri secara optimal sebelum memulai perjalanan.
Selain menjaga asupan makanan dan istirahat yang cukup, Hindro juga menyarankan pemudik untuk tidak memaksakan diri apabila merasa lelah selama perjalanan. Kondisi fisik yang dipaksakan justru dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan maupun kecelakaan.
Apabila melakukan perjalanan jauh, Hindro mengingatkan agar masyarakat dapat mengatur waktu istirahat secara berkala. Hal tersebut penting dilakukan agar tubuh tetap bugar dan perjalanan dapat dilalui dengan aman.
“Apabila melakukan perjalanan jauh, ada baiknya beristirahat secara berkala agar tubuh tidak kelelahan dan tetap waspada di perjalanan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu untuk lebih berhati-hati selama perjalanan mudik. Persiapan yang matang, termasuk membawa obat-obatan pribadi, dinilai penting agar kondisi kesehatan tetap terjaga.
“Selain itu, bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, dianjurkan untuk membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan,” tambahnya.
Lebih lanjut Hindro menyampaikan bahwa peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan kesehatan selama periode mudik Lebaran. Hal ini menjadi bentuk perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke berbagai daerah.
Apabila peserta JKN mengalami kondisi gawat darurat selama perjalanan, Hindro memastikan layanan kesehatan tetap dapat diakses di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Ia menegaskan bahwa peserta JKN dapat langsung mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit mitra BPJS Kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjalani perjalanan mudik dengan kondisi tubuh yang tetap sehat dan aman. Kesadaran menjaga kesehatan menjadi faktor penting agar momen berkumpul bersama keluarga saat Lebaran dapat dinikmati dengan nyaman. (Red/Adv)









