HEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Wapres Gibran Sampaikan Duka Cita, Apresiasi Petugas yang Berjuang Tangani Karhutla

7
×

Wapres Gibran Sampaikan Duka Cita, Apresiasi Petugas yang Berjuang Tangani Karhutla

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya petugas dalam menjalankan tugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Hal itu disampaikan Wapres saat melakukan kunjungan kerja untuk meninjau penanganan karhutla di Kalteng, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat, Kamis (10/9/2026).

Di sela kunjungan tersebut, Wapres mendatangi kediaman almarhum Akhmad Rizani di Palangka Raya untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kehadiran Wapres menjadi bentuk penghormatan terhadap dedikasi dan pengorbanan almarhum selama menjalankan tugas di garis depan penanganan karhutla. Penghormatan itu juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap para petugas yang bekerja menghadapi risiko tinggi demi melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran.

Baca Juga  Wapres Gibran Tinjau Karhutla di Tiga Wilayah Kalimantan, Minta Penanganan Diperkuat

“Saya menyampaikan duka cita mendalam, saya mohon maaf atas kejadian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa-jasa beliau dalam penanganan karhutla,” ungkap Wapres.

Selain menyampaikan belasungkawa, Wapres juga berdialog dengan para petugas pemadam karhutla yang masih bertugas di lapangan.

Dalam kesempatan itu, ia memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi petugas yang terus berupaya melakukan pemadaman serta menangani dampak kebakaran.

Menurut Wapres, petugas lapangan memiliki peran penting dalam memastikan upaya penanganan karhutla berjalan secara efektif. Karena itu, aspek keselamatan dan kesehatan harus menjadi perhatian utama selama menjalankan tugas.

“Terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu dalam memadamkan titik api mulai dari awal terjadinya kebakaran. Bapak Ibu adalah ujung tombak pelaksana di lapangan. Mohon tetap jaga keselamatan dalam bekerja. Gunakan APD sesuai prosedur dan sebisa mungkin menjaga kesehatan,” tuturnya.

Baca Juga  Hotspot Karhutla Kalteng Naik, Pulang Pisau Tertinggi

Wapres juga menekankan bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan titik api. Upaya tersebut harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan keselamatan masyarakat, kondisi lingkungan, serta keberlangsungan hidup satwa liar dan kelestarian habitatnya.

Perlindungan terhadap kelompok rentan juga menjadi perhatian, terutama anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Kelompok ini perlu mendapatkan perlindungan dan layanan yang memadai selama dampak karhutla masih dirasakan masyarakat.

Wapres menegaskan, setiap kebijakan dan langkah penanganan harus disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan nyata di lapangan. Penanganan diharapkan dilakukan secara terukur, efektif, dan tepat sasaran, sekaligus dibarengi komunikasi terbuka agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai perkembangan serta langkah pemerintah dalam menghadapi karhutla. (adv)​

Baca Juga  Kunjungi Kalteng, Wapres Gibran Pantau Penanganan Karhutla
+ posts