DPRD KALIMANTAN TENGAH

DPRD Kalteng Minta Akses Digital Tak Hanya Terpusat di Perkotaan

30
×

DPRD Kalteng Minta Akses Digital Tak Hanya Terpusat di Perkotaan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Asdy Narang.

PALANGKA RAYA – Upaya pemerataan pembangunan berbasis teknologi informasi di seluruh wilayah Kalteng dinilai perlu terus diperkuat.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Asdy Narang, menegaskan bahwa transformasi digital harus menjangkau hingga daerah pedalaman agar manfaat kemajuan teknologi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Menurut Asdy, perkembangan teknologi saat ini telah mengubah berbagai aspek kehidupan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga kegiatan ekonomi.

Oleh karena itu, akses terhadap teknologi dan jaringan internet tidak boleh hanya dinikmati masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan.

Ia menilai masih terdapat sejumlah wilayah di Kalteng yang menghadapi keterbatasan infrastruktur telekomunikasi.

Kondisi tersebut berpotensi menciptakan kesenjangan digital yang dapat berdampak pada lambatnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah.

“Transformasi digital harus berjalan secara merata. Masyarakat di wilayah pedalaman memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses informasi, layanan publik, dan peluang ekonomi melalui teknologi digital,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Jalan Protokol Puruk Cahu Segera Direhabilitasi Demi Keselamatan Pengguna

Asdy menjelaskan, konektivitas digital yang baik dapat menjadi sarana efektif dalam mempercepat pembangunan.

Dengan dukungan jaringan internet yang memadai, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara lebih mudah dan efisien tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

Ia mencontohkan, sektor pendidikan saat ini semakin bergantung pada pemanfaatan teknologi digital.

Begitu pula layanan kesehatan yang mulai menerapkan sistem berbasis elektronik untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, pemerataan akses internet menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Selain itu, keberadaan teknologi digital juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal hingga ke tingkat nasional.

Baca Juga  Pembiayaan PPPK Lewat APBN Dinilai Jadi Solusi Perkuat Keuangan Daerah

“Teknologi membuka banyak peluang baru. Jika akses digital tersedia secara merata, masyarakat di daerah juga dapat mengembangkan usaha, memasarkan produk unggulan, dan meningkatkan pendapatan melalui pemanfaatan teknologi,” katanya.

Di sisi lain, Asdy menekankan bahwa pembangunan infrastruktur digital harus diiringi dengan peningkatan literasi digital masyarakat.

Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi secara bijak dan produktif menjadi faktor penting agar transformasi digital memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat perlu dibekali pemahaman mengenai keamanan digital, pemanfaatan informasi yang benar, serta keterampilan teknologi yang dapat mendukung aktivitas pendidikan maupun ekonomi.

“Kita tidak hanya berbicara tentang pembangunan jaringan internet, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” tegasnya.

Asdy berharap Pemprov bersama pemerintah kabupaten dan kota dapat terus memperluas pembangunan infrastruktur telekomunikasi hingga wilayah terpencil.

Baca Juga  Realisasi APBD Kalteng Masih 30 Persen, DPRD Minta Pemprov Percepat Peningkatan Pendapatan

Dengan langkah tersebut, kesenjangan digital dapat diminimalkan dan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang di tengah pesatnya kemajuan teknologi.

Menurutnya, pemerataan transformasi digital merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di Kalteng, sehingga tidak ada daerah yang tertinggal dalam menghadapi era digital yang terus berkembang. (adv)​

+ posts