DPRD PALANGKA RAYAHEADLINE

Pariwisata Palangkaraya Dinilai Berpotensi Jadi Tulang Punggung Ekonomi

312
×

Pariwisata Palangkaraya Dinilai Berpotensi Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Sebarkan artikel ini
FOTO: Anggota DPRD Kota Palangkaraya, Sumadi

PALANGKARAYA — Anggota DPRD Kota Palangkaraya, Sumadi, menilai sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mendorong agar pengelolaan yang profesional dilakukan guna memaksimalkan potensi tersebut.

Menurut Sumadi, sektor pariwisata di Palangkaraya masih memiliki banyak peluang yang belum tergarap dengan optimal. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk menciptakan sinergi dalam pengembangan wisata.

Baca Juga  Komisi II DPRD Kalteng Dorong Optimalisasi 129 WPR, Tekankan Kepastian Hukum dan Perlindungan Lingkungan

“Sinergi yang baik dapat membuka lebih banyak peluang kerja dan meningkatkan pendapatan daerah,” urainya, Rabu (15/01/2025).

Lebih dalam, ia pun menuturkan, pengelolaan pariwisata tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga promosi dan pelatihan bagi masyarakat lokal agar dapat terlibat aktif dalam mendukung sektor ini. Hal ini, menurutnya, dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih merata.

Baca Juga  Kunker ke Kemenhut RI, Gubernur Kalteng Dorong Optimalisasi DBH-DR dan Penguatan Buffer Zone Hutan

“Peningkatan kapasitas masyarakat akan menciptakan ekosistem wisata yang lebih kompetitif,” urainya lagi.

Sumadi mengatakan, peran aktif pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam membangun strategi promosi yang efektif dan mengintegrasikan potensi budaya lokal sebagai daya tarik utama.

Tidak hanya itu, ia pun menambahkan, penting untuk mengembangkan konsep wisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan pelestarian alam.

Baca Juga  Sutik Nilai Penertiban Tambang PT AKT Jadi Momentum Penegakan Aturan di Kalteng

“Kita harus memastikan bahwa pariwisata tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal,” tandas Sumadi. (Red/*)