EKONOMI & BISNISHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Harga Jasa dan Emas Dongkrak Inflasi Tahunan Kalteng

333
×

Harga Jasa dan Emas Dongkrak Inflasi Tahunan Kalteng

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti

PALANGKARAYA – Inflasi tahunan Provinsi Kalimantan Tengah pada Mei 2025 tercatat sebesar 0,46 persen. Angka ini dipengaruhi oleh kenaikan harga beberapa kelompok pengeluaran, terutama sektor jasa dan perhiasan emas yang mengalami peningkatan cukup signifikan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Agnes Widiastuti mengungkapkan bahwa kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatatkan kenaikan indeks harga tertinggi mencapai 8,26 persen. Kenaikan ini diikuti oleh sektor pendidikan sebesar 2,23 persen dan kelompok kesehatan sebesar 2,20 persen.

“Ini menunjukkan adanya tekanan harga yang cukup kuat di sektor jasa dan layanan,” ujar Agnes dalam rilis data resmi di Kantor BPS Provinsi Kalteng, Senin (02/06/2025).

Baca Juga  Barito Utara Kembali Raih WTP, DPRD Apresiasi Tata Kelola Keuangan

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga turut menyumbang inflasi tahunan sebesar 2,11 persen, diikuti oleh kelompok pakaian dan alas kaki 2,07 persen, serta rekreasi, olahraga, dan budaya 1,28 persen.

Beberapa komoditas penyumbang utama inflasi y-on-y meliputi emas perhiasan, susu kental manis (SKM), ikan gabus, minyak goreng, dan kopi bubuk. Kelompok perawatan pribadi memberikan andil tertinggi terhadap inflasi sebesar 0,46 persen, disusul oleh penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,22 persen.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Penataan OPD Berbasis Efektivitas, Dinas Ketahanan Pangan Jadi Sorotan

Di sisi lain, kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami penurunan sebesar 0,73 persen, sementara kelompok transportasi mencatat penurunan sebesar 1,37 persen. Turunnya harga daging ayam ras, angkutan udara, dan beras menjadi penahan utama laju inflasi.

Adapun deflasi secara bulanan (month-to-month) sebesar 0,53 persen disebabkan oleh penurunan harga pada cabai rawit, ikan gabus, bawang merah, bayam, dan daging ayam ras. Meski begitu, harga tomat, pulsa ponsel, dan emas perhiasan memberikan tekanan inflasi bulanan dalam skala kecil.

“Perubahan harga ini menunjukkan bahwa dinamika pasokan komoditas pangan masih sangat mempengaruhi inflasi daerah, terutama komoditas hortikultura yang sangat fluktuatif,” tandas Agnes. (Red/Adv)

Baca Juga  DPRD Barito Utara Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
+ posts