HEADLINENASIONALPARIWISATAPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

BPS Catat Perjalanan Wisatawan ke Kalteng Turun 8,92 Persen

13
×

BPS Catat Perjalanan Wisatawan ke Kalteng Turun 8,92 Persen

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Aktivitas perjalanan wisatawan nusantara menuju Provinsi Kalimantan Tengah mengalami penurunan selama September 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, jumlah perjalanan wisatawan nusantara dengan tujuan Kalteng tercatat sebanyak 952.609 perjalanan atau berkurang 8,92 persen dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 1.045.880 perjalanan.

Kepala BPS Kalteng, Toto Haryanto Silitonga, S.Si., M.Eng., mengungkapkan perkembangan tersebut dalam pemaparan Berita Resmi Statistik (BRS) periode Oktober 2026 di ruang Vicon Kantor BPS Kalteng, Jalan Kapten Pierre Tendean Nomor 6, Kota Palangka Raya, Senin (02/11/2026) siang. Penurunan perjalanan wisatawan tersebut menjadi salah satu gambaran perubahan aktivitas pariwisata daerah selama periode pelaporan.

Meski mengalami penurunan secara bulanan, jumlah perjalanan wisatawan nusantara yang menuju Kalimantan Tengah masih menunjukkan pertumbuhan apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara tahunan, jumlah perjalanan tersebut meningkat 5,66 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat sebanyak 901.545 perjalanan.

Berdasarkan daerah tujuan, Kota Palangka Raya masih menjadi wilayah dengan jumlah perjalanan wisatawan nusantara tertinggi di Kalimantan Tengah. Sepanjang September 2026, perjalanan wisatawan menuju ibu kota provinsi tersebut mencapai 227.318 perjalanan atau sekitar 23,86 persen dari keseluruhan perjalanan wisatawan nusantara yang masuk ke Kalteng.

Baca Juga  Agie Dorong Pemkab Katingan Benahi Pengelolaan Limbah dan Tingkatkan Fasilitas Wisata Desa

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Kapuas dengan 113.348 perjalanan, disusul Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 102.768 perjalanan. Data tersebut memperlihatkan bahwa Palangka Raya masih menjadi salah satu pusat utama aktivitas perjalanan wisata di Kalimantan Tengah, meskipun jumlah perjalanannya mengalami penurunan 14,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara yang berasal dari Kalimantan Tengah juga mengalami penurunan. BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan asal Kalteng pada September 2026 sebanyak 929.901 perjalanan, turun 8,08 persen dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 1.011.639 perjalanan. Namun, jika dibandingkan dengan September 2025, jumlah tersebut masih mengalami peningkatan sebesar 11,74 persen.

Dari sisi daerah asal, Kota Palangka Raya kembali menempati posisi tertinggi dengan 152.087 perjalanan atau sekitar 16,36 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara asal Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas berada di urutan kedua dengan 138.601 perjalanan, sedangkan Kabupaten Kotawaringin Timur menempati urutan ketiga sebanyak 93.106 perjalanan.

Perkembangan aktivitas pariwisata tersebut juga tercermin dari tingkat penghunian kamar (TPK) hotel. BPS mencatat TPK hotel klasifikasi bintang di Kalimantan Tengah pada September 2026 sebesar 40,90 persen. Angka tersebut mengalami penurunan 4,87 poin dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 45,77 persen. Bahkan, apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, tingkat penghunian hotel berbintang turun 12,26 poin.

Baca Juga  Pemprov Kalteng dan Pemko Palangka Raya Benahi Tata Kelola Organisasi

Penurunan juga terjadi pada hotel klasifikasi nonbintang dan akomodasi lainnya. TPK kelompok usaha akomodasi tersebut tercatat sebesar 21,28 persen atau turun 1,64 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 22,92 persen. Secara tahunan, tingkat penghunian hotel nonbintang dan akomodasi lainnya juga mengalami penurunan sebesar 1,37 poin.

Dari jumlah tamu yang menginap, hotel berbintang menerima sebanyak 41.527 orang selama September 2026. Jumlah tersebut turun 17,29 persen dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 50.208 orang. Tamu yang menginap terdiri atas 40.493 wisatawan domestik dan 1.034 wisatawan asing. Penurunan terjadi pada kedua kelompok tamu, yakni wisatawan domestik sebesar 16,69 persen dan wisatawan asing sebesar 35,58 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Adapun hotel nonbintang dan akomodasi lainnya mencatat 98.714 tamu menginap, terdiri atas 98.674 tamu domestik dan 40 tamu asing. Jumlah tersebut mengalami penurunan 5,83 persen dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 104.825 orang. Meski mengalami penurunan secara bulanan, jumlah tamu pada kelompok akomodasi ini masih meningkat 7,56 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat sebanyak 91.778 orang.

Baca Juga  Pemkab Barsel Salurkan Bantuan Pangan bagi Warga Terdampak Karhutla

Dalam perbandingan antarprovinsi di Pulau Kalimantan, TPK hotel berbintang di Kalimantan Tengah juga menjadi yang terendah selama September 2026. Kalimantan Utara mencatat tingkat penghunian tertinggi sebesar 56,96 persen, disusul Kalimantan Barat 51,69 persen, Kalimantan Selatan 50,25 persen, dan Kalimantan Timur 50,45 persen. Sementara itu, rata-rata TPK hotel berbintang secara nasional mencapai 51,78 persen.

Rangkaian data tersebut menunjukkan bahwa perkembangan pariwisata Kalimantan Tengah menghadapi penurunan aktivitas perjalanan wisatawan maupun tingkat penghunian hotel secara bulanan. Meskipun demikian, pertumbuhan perjalanan wisatawan tujuan Kalteng dan peningkatan jumlah tamu hotel nonbintang secara tahunan menjadi catatan penting dalam melihat dinamika sektor pariwisata daerah. Data BPS ini memberikan gambaran mengenai kondisi pergerakan wisatawan dan usaha akomodasi sebagai bahan evaluasi perkembangan pariwisata Kalimantan Tengah ke depan. (Red/ADV)

+ posts