EKONOMI & BISNISHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Program BERKAH BI Kalteng Satukan Literasi Syariah dan Kepedulian Sosial

11
×

Program BERKAH BI Kalteng Satukan Literasi Syariah dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Suasana kegiatan Doa dan Dzikir Bersama Program BERKAH yang diikuti sekitar 613 peserta di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, sekaligus menjadi momentum penguatan literasi ekonomi syariah dan solidaritas sosial dalam penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

PALANGKA RAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah (KPwBI Kalteng) memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat melalui Program BERKAH (Bergerak Menuju Kemandirian Ekonomi dan Halal). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Doa dan Dzikir Bersama bertema “Meneladani Rasulullah SAW: Hidup Halal, Berkah, dan Penuh Manfaat” yang berlangsung di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan melalui sinergi bersama berbagai pemangku kepentingan tersebut diikuti sekitar 613 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Peserta berasal dari pemerintah daerah, lembaga keagamaan, instansi terkait, perbankan syariah, pondok pesantren, kelompok tani, UMKM binaan Bank Indonesia, relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga masyarakat umum. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam membangun pemahaman ekonomi syariah yang lebih luas sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.

Sejumlah tokoh dan perwakilan lembaga turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Gubernur Kalimantan Tengah dan Wali Kota Palangka Raya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Tengah, Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kalimantan Tengah, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah.

Baca Juga  Pemkab Barsel Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan di Karau Kuala

Rangkaian acara diawali dengan selawat Al-Habsyi dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan perwakilan pemerintah daerah, Ketua MUI Provinsi Kalimantan Tengah, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah. Suasana kegiatan semakin bermakna melalui tausiah yang disampaikan Habib Husein Ja’far, yang mengajak seluruh peserta meneladani akhlak Rasulullah SAW serta menerapkan prinsip hidup halal, keberkahan, dan kemaslahatan dalam kehidupan sehari-hari, baru-baru ini.

Pesan tersebut sejalan dengan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas ekonomi, tetapi juga mengedepankan etika, keadilan, kepedulian, dan kemaslahatan bersama. Melalui Program BERKAH, Bank Indonesia berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai gaya hidup halal (halal lifestyle), sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif serta berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Baca Juga  DPRD Kalteng Soroti Dana Karhutla Rp15 Miliar, Tiga Instansi Diminta Buka Rincian Penggunaan

Selain memperkuat pemahaman keagamaan dan ekonomi syariah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan solidaritas sosial di tengah tantangan kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dukungan terhadap petugas dan relawan yang berada di garis depan penanganan bencana.

Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana, Bank Indonesia turut menyerahkan bantuan untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Bantuan tersebut meliputi sarana operasional pemadaman, perlengkapan keselamatan bagi petugas, serta logistik operasional yang diperlukan untuk menunjang efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi para relawan dan petugas dalam menjalankan tugas kemanusiaan, sekaligus membantu memperkuat upaya penanganan karhutla. Bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sehingga penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi turut melibatkan berbagai elemen masyarakat sesuai kapasitas masing-masing.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, MUI, KDEKS, MES, BAZNAS, Kementerian Agama, perguruan tinggi, perbankan syariah, serta berbagai mitra strategis lainnya untuk memperluas literasi ekonomi dan keuangan syariah. Edukasi akan terus diperkuat melalui masjid, pondok pesantren, komunitas, kelompok tani, dan UMKM binaan agar prinsip halal semakin diterapkan dalam aktivitas konsumsi, produksi, maupun transaksi masyarakat.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Susun Ranperda RPPLH Berbasis Kajian Ilmiah

Melalui Program BERKAH, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang berdaya saing serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penguatan nilai spiritual, kemandirian ekonomi, dan kepedulian sosial diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang lebih sejahtera, tangguh, dan berkelanjutan. (Red/Adv)

+ posts