HEADLINEPEMKAB BARITO UTARA

RSUD Muara Teweh Layani Korban Kebakaran di Liang Buah

4
×

RSUD Muara Teweh Layani Korban Kebakaran di Liang Buah

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: RSUD Muara Teweh bersama Pemerintah Kecamatan Teweh Baru memberikan pelayanan kesehatan bergerak kepada warga terdampak kebakaran di Desa Liang Buah.

MUARA TEWEH – RSUD Muara Teweh bersama Pemerintah Kecamatan Teweh Baru memberikan pelayanan kesehatan bergerak kepada masyarakat terdampak kebakaran di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Pelayanan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah dan rumah sakit terhadap warga yang membutuhkan layanan kesehatan setelah musibah kebakaran.

Kebakaran yang terjadi pada Rabu (16/9/2026) menghanguskan empat rumah warga di Desa Liang Buah. Selain menyebabkan kerugian material, musibah tersebut juga mengakibatkan seorang warga mengalami luka bakar sehingga membutuhkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Pelayanan kesehatan secara langsung di lokasi ditujukan secara khusus kepada Tn. Jawaw, salah satu korban yang mengalami luka bakar dalam musibah tersebut. Tim kesehatan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan pelayanan medis sesuai kondisi korban.

Kegiatan tersebut dipimpin Plt Camat Teweh Baru sekaligus Plh Direktur RSUD Muara Teweh, drg. Dwi Agus Setijowati. Dalam pelayanan tersebut, Dwi Agus membawa rombongan dari bidang pelayanan medik RSUD Muara Teweh untuk memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak dapat ditangani.

Baca Juga  KADIN Kalteng Diminta Perkuat Peran Dunia Usaha

Turut mendampingi dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Muara Teweh, dr. Rusdin Isnain Makbul, Sp.DVE. Dokter spesialis tersebut melakukan pemeriksaan terhadap korban luka bakar dan memberikan pelayanan medis untuk membantu proses penanganan kondisi yang dialami korban.

Dwi Agus mengatakan pelayanan kesehatan bergerak merupakan bagian dari fungsi sosial RSUD Muara Teweh dalam memberikan akses layanan kepada masyarakat yang terdampak musibah. Menurutnya, pelayanan kesehatan perlu hadir secara langsung ketika masyarakat mengalami kondisi yang membutuhkan perhatian medis.

“Kami hadir langsung ke Desa Liang Buah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, khususnya korban luka bakar. Ini bentuk kepedulian dan fungsi sosial pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi korban luka bakar memerlukan pemantauan secara berkelanjutan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. Karena itu, pemeriksaan langsung oleh tenaga medis menjadi penting untuk mengetahui perkembangan kondisi korban serta menentukan kebutuhan pelayanan selanjutnya.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Perluas Pembasahan Lahan untuk Cegah Karhutla

Kehadiran dokter spesialis kulit dan kelamin dalam pelayanan tersebut juga dimaksudkan untuk memastikan pemeriksaan terhadap korban dilakukan secara lebih menyeluruh. Penanganan luka bakar membutuhkan perhatian terhadap kondisi luka dan perkembangan proses penyembuhan sehingga pemantauan tidak berhenti pada pemeriksaan awal.

Dwi Agus menegaskan pelayanan kesehatan tidak semata-mata berpusat pada fasilitas kesehatan. Dalam kondisi tertentu, tenaga kesehatan juga perlu menjangkau masyarakat secara langsung, terutama mereka yang terdampak musibah dan membutuhkan layanan di tempat tinggalnya.

“Pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada fasilitas, tetapi juga harus menjangkau masyarakat yang membutuhkan langsung di tempat tinggalnya,” jelasnya.

Pelayanan kesehatan bergerak tersebut sekaligus menunjukkan koordinasi antara RSUD Muara Teweh dan Pemerintah Kecamatan Teweh Baru dalam merespons kebutuhan warga setelah musibah kebakaran. Kehadiran tim medis di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu korban memperoleh penanganan tanpa harus menunggu kondisi memburuk.

Baca Juga  Mahasiswa Antakusuma Diperkuat Pengetahuan Investasi Legal

Bagi korban luka bakar, pemeriksaan dan pemantauan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Sementara bagi masyarakat terdampak lainnya, pelayanan langsung menjadi bentuk perhatian pemerintah untuk memastikan dampak musibah tidak hanya ditangani dari sisi kerugian material, tetapi juga kebutuhan kesehatan warga.

Pelayanan kesehatan bergerak RSUD Muara Teweh di Desa Liang Buah menjadi langkah nyata dalam menjangkau warga yang terdampak musibah. Penanganan korban luka bakar melalui pemeriksaan tenaga medis dan dokter spesialis diharapkan mendukung proses pemulihan sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan di tengah kondisi pascakebakaran. (Red/Adv)

+ posts