HEADLINEPEMKAB BARITO SELATANPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Bunda PAUD Barsel Tekankan Kolaborasi Bangun Pendidikan Anak Usia Dini

5
×

Bunda PAUD Barsel Tekankan Kolaborasi Bangun Pendidikan Anak Usia Dini

Sebarkan artikel ini

Buntok – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menghadiri kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor PUPR Kabupaten Barito Selatan, Kamis (5/11/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Barito Selatan sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Barito Selatan, Dr. Hj. Permana Sari Eddy Raya Samsuri, M.Si., M.M., MBA. Agenda ini menjadi ruang apresiasi sekaligus penguatan peran Bunda PAUD dalam mendukung perkembangan layanan pendidikan anak usia dini di wilayah Kabupaten Barito Selatan.

Dalam sambutannya, Permana Sari menegaskan bahwa anak usia dini merupakan fondasi bagi masa depan bangsa. Menurutnya, masa emas atau golden age menjadi periode penting dalam pembentukan karakter, kecerdasan, serta kebiasaan baik anak sehingga pendidikan pada tahap tersebut membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan. “Anak usia dini adalah fondasi masa depan bangsa. Pada masa emas (golden age) inilah karakter, kecerdasan, dan kebiasaan baik anak dibentuk. Karena itu, pendidikan anak usia dini tidak bisa dikerjakan sendirian,” kata Permana Sari, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan PAUD tidak hanya bergantung pada satuan pendidikan, tetapi membutuhkan kerja sama antara keluarga, pemerintah, masyarakat, dan seluruh unsur yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Sinergi tersebut dinilai penting agar layanan pendidikan yang diterima anak tidak hanya berorientasi pada pembelajaran, tetapi juga mencakup kebutuhan gizi, kesehatan, perlindungan, pengasuhan, serta stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

Baca Juga  Helikopter Mi-17 Penerbad Alami Kecelakaan Saat Misi Karhutla Seruyan

Permana Sari menyebutkan, Bunda PAUD memiliki posisi strategis sebagai penggerak, pendamping, sekaligus penguat ekosistem layanan PAUD yang holistik-integratif. Peran tersebut dijalankan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan. “Bunda PAUD menjadi jembatan yang menghubungkan kebijakan dengan kebutuhan nyata di lapangan, mulai dari mendorong angka partisipasi PAUD, mengajak orang tua terlibat dalam pengasuhan, sampai memastikan anak mendapat layanan gizi, kesehatan, perlindungan, dan stimulasi yang layak,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, para Bunda PAUD dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan PAUD juga diminta terus mengembangkan inovasi sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. Penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting untuk memastikan layanan pendidikan anak usia dini dapat berjalan secara menyeluruh dan memberikan manfaat nyata bagi anak serta keluarga.

Selain penguatan kerja sama lintas sektor, Permana Sari mengingatkan pentingnya memperhatikan delapan indikator layanan PAUD Holistik-Integratif serta mendukung Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Upaya tersebut, menurutnya, perlu dimulai dari lingkungan keluarga dan satuan PAUD sehingga kebiasaan positif dapat tumbuh secara konsisten dalam kehidupan anak sehari-hari. “Kepada para Bunda PAUD dan semua pihak yang terlibat dalam PAUD, teruslah berinovasi dalam menggerakkan layanan PAUD di wilayah masing-masing dan memperkuat kolaborasi lintas sektor,” pesannya.

Baca Juga  Harga Beras Naik Lebih dari 17 Persen, Pemprov Kalteng Perkuat Operasi Pasar dan Distribusi Pangan

Kegiatan apresiasi tersebut juga menjadi bentuk penghargaan terhadap kerja para Bunda PAUD yang selama ini menjalankan peran dengan ketulusan, kreativitas, dan dedikasi. Apresiasi tidak hanya dimaknai sebagai pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling belajar, berbagi praktik baik, serta membangun semangat bersama agar program PAUD di daerah semakin berkembang.

Permana Sari turut menyampaikan penghargaan kepada dewan juri yang telah meluangkan waktu dan menjalankan penilaian secara objektif. Apresiasi juga diberikan kepada panitia dari Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kepada Dewan Juri, saya ucapkan terima kasih atas kesediaan waktu dan penilaian yang objektif. Kepada panitia dari Bidang PAUD Dinas Pendidikan, saya sampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dengan baik,” katanya.

Kegiatan itu turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Pokja PAUD Kabupaten Barito Selatan dan PAUD HI Kabupaten Barito Selatan, pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan, para camat, ketua TP PKK, serta Bunda PAUD kecamatan dan desa/kelurahan se-Kabupaten Barito Selatan. Hadir pula para kepala desa, organisasi wanita, Ketua HIMPAUDI, Ketua IGTKI Kabupaten Barito Selatan, Ketua Dewan Pendidikan, Pengawas PAUD, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga  Dua Kru Mi-17 Meninggal, Satu Orang Masih Dicari

Melalui kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Tahun 2026, Pemkab Barito Selatan memperkuat pesan bahwa pembangunan pendidikan anak usia dini membutuhkan keterlibatan bersama dan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Penguatan peran Bunda PAUD, kolaborasi lintas sektor, keterlibatan keluarga, serta penerapan layanan PAUD yang holistik menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang lebih baik bagi anak-anak di Kabupaten Barito Selatan. (RED/Adv)

+ posts