AKADEMIKAHEADLINEKARHUTLANASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Lisda Arriyana Tekankan Wawasan Global Hadapi Perubahan Dunia

10
×

Lisda Arriyana Tekankan Wawasan Global Hadapi Perubahan Dunia

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah Lisda Arriyana menekankan pentingnya pemahaman geopolitik global bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, di tengah perubahan dunia yang semakin kompleks. Menurutnya, dinamika geopolitik tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarnegara, tetapi juga memiliki pengaruh terhadap berbagai sektor kehidupan, seperti ekonomi, pendidikan, teknologi, ketahanan pangan dan energi, hingga arah pembangunan di daerah.

“Pemahaman terhadap geopolitik bukan hanya menjadi urusan para diplomat, pemerintah, atau pengambil kebijakan. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa juga perlu memahami bagaimana perubahan dunia dapat memengaruhi kehidupan kita,” ujar Lisda saat menghadiri kuliah umum bertema “Indonesia dalam Konstelasi Geopolitik Global Pasca Perang Dingin” di Gedung Hasupa UIN Palangka Raya, Kompleks Islamic Centre, Palangka Raya, baru-baru ini.

Kuliah umum yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya tersebut menghadirkan Kepala Bagian Acara Biro Protokol Sekretariat Presiden Mujaddid Akbar sebagai narasumber. Lisda menjelaskan, berakhirnya Perang Dingin tidak secara otomatis menghilangkan persaingan dan tarik-menarik kepentingan antarnegara. Perubahan kekuatan dunia, persaingan ekonomi dan teknologi, konflik di sejumlah kawasan, serta beragam tantangan global terus membentuk lingkungan strategis yang perlu dipahami generasi muda.

Baca Juga  Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Bantuan Karhutla Tepat Sasaran

“Indonesia dalam Konstelasi Geopolitik Global Pasca Perang Dingin merupakan tema yang sangat penting untuk kita pahami bersama,” tuturnya.

Menurut Lisda, Indonesia memiliki posisi strategis karena berada di persilangan dua benua dan dua samudra. Kondisi geografis tersebut menempatkan Indonesia sebagai bagian dari dinamika geopolitik global sekaligus memberikan kepentingan dan peran tersendiri dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendukung perdamaian dunia. Karena itu, pemahaman mengenai perkembangan internasional dinilai penting agar generasi muda mampu melihat posisi Indonesia secara lebih utuh dalam perubahan lingkungan global.

“Dinamika global juga memiliki keterkaitan yang semakin nyata bagi Kalimantan Tengah. Potensi sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, investasi, hilirisasi, ketahanan pangan, hingga pengembangan sumber daya manusia tidak dapat dilepaskan dari perubahan ekonomi dan geopolitik dunia,” kata Lisda.

Ia menilai kondisi tersebut semakin memperlihatkan pentingnya perguruan tinggi sebagai ruang untuk melahirkan pemikiran, gagasan, serta sumber daya manusia yang mampu membaca perubahan zaman. Mahasiswa tidak hanya diharapkan memahami teori, tetapi juga mampu menghubungkan perkembangan global dengan persoalan nasional dan daerah secara kritis serta objektif.

Baca Juga  Karhutla Kalteng Terus Dikendalikan, 372 Kejadian Ditangani dan 4.004 Pasien Dilayani

“Oleh karena itu, saya berharap melalui kuliah umum ini, para mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga terdorong untuk melihat Indonesia dan dunia dengan perspektif yang lebih luas, kritis, objektif, serta tetap berpijak pada kepentingan nasional dan nilai-nilai kebangsaan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir menyampaikan bahwa geopolitik tidak semata-mata berkaitan dengan peperangan secara langsung. Menurutnya, pembahasan geopolitik juga mencakup berbagai bentuk persaingan dan kepentingan yang berkembang di dunia, termasuk aspek ekonomi, politik, pertahanan, teknologi, serta hubungan antarnegara yang saling berkaitan.

“Perang Dingin bukan hanya berbicara mengenai rudal atau roket, tetapi juga mengenai berbagai bentuk persaingan dan kepentingan yang berkembang di dunia,” jelasnya.

Ahmad mencontohkan kondisi ekonomi dan nilai tukar mata uang suatu negara sebagai salah satu persoalan yang dapat dikaji dalam konteks ekonomi internasional. Ia menilai pemahaman terhadap berbagai dinamika tersebut diperlukan untuk melihat keterkaitan kondisi suatu negara dengan perkembangan global, sehingga mahasiswa sebagai insan cendekia memiliki wawasan yang lebih luas dalam memahami perubahan dunia.

Baca Juga  APBD Kalteng 2027 Tembus Rp5,7 Triliun, Pemprov Perkuat Anggaran untuk Pelayanan Publik

“Wawasan global harus diketahui dan dipahami bersama, terutama oleh insan cendekia seperti kita semua,” ujarnya.

Seraya berharap, ia juga meminta mahasiswa mengikuti kuliah umum tersebut dengan baik agar memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perkembangan global dari aspek ekonomi, politik, pertahanan, teknologi, dan berbagai kepentingan antarnegara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, serta civitas akademika UIN Palangka Raya. (Red/Adv)

+ posts