AKADEMIKAHEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Gubernur Kalteng Dorong Mahasiswa UIN Jadi Generasi Penggerak Kemajuan Daerah

23
×

Gubernur Kalteng Dorong Mahasiswa UIN Jadi Generasi Penggerak Kemajuan Daerah

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mendorong mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu menjadi generasi yang berperan dalam membangun masa depan daerah.

Mahasiswa diharapkan memiliki keberanian untuk mengembangkan gagasan, memperluas wawasan, serta menjadikan ilmu sebagai bekal menghadapi tantangan pembangunan.

Pesan itu disampaikan melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kalteng, Sunarti, dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Palangka Raya di Aula Utama UIN Palangka Raya, Rabu (12/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Agustiar mengajak mahasiswa mengubah pola pikir dari sekadar “menuntut ilmu” menjadi “menjemput peradaban”.

Menjadi mahasiswa, katanya, bukan hanya tentang menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar, melainkan juga menyiapkan diri agar mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.

“Sebagai mahasiswa UIN, kalian membawa beban moral dan spiritual yang istimewa. Kalian menuntut ilmu di lembaga yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan sains dan keilmuan modern,” ujar Sunarti saat membacakan pesan Gubernur.

Perpaduan pendidikan agama dan ilmu pengetahuan menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk membangun kemampuan yang seimbang.

Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada pencapaian IPK, tetapi terus memperdalam pemahaman, membangun kemampuan berpikir kritis, dan mengembangkan kepekaan terhadap persoalan sosial.

“Jangan pernah merasa cukup hanya dengan mengejar IPK tinggi. Kejarlah pemahaman yang mendalam, kembangkan pola pikir kritis, dan jadikan ilmu pengetahuan sebagai alat untuk menebar kebaikan atau rahmatan lil `alamin,” katanya.

Baca Juga  Multiyears Barito Utara 2026-2029 Sasar Jalan hingga Waterfront City

Agustiar juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung kemajuan Kalteng. Daerah membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan beradaptasi, serta tetap berpegang pada nilai dan budaya lokal.

Kearifan lokal Falsafah Huma Betang diharapkan dapat menjadi salah satu pijakan bagi mahasiswa dalam membangun karakter. Nilai kebersamaan, toleransi, persatuan, dan kehidupan yang harmonis menjadi bagian yang perlu dijaga di tengah perkembangan zaman.

“Kalteng saat ini sedang bergerak cepat menuju kemajuan. Kita membutuhkan SDM yang unggul, ahli di bidangnya, berintegritas, dan memahami kearifan lokal Falsafah Huma Betang,” tuturnya.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat, mahasiswa baru diminta aktif mengembangkan berbagai kemampuan selama berada di bangku kuliah. Pengalaman berorganisasi, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, penguasaan teknologi, serta kemampuan membangun jejaring menjadi bekal yang tidak kalah penting dari prestasi akademik.

“Jangan biarkan waktu kalian habis hanya untuk hal-hal yang tidak produktif. Aktiflah di organisasi kampus, pelajari keterampilan baru, dan bangun jejaring seluas-luasnya,” pesan Gubernur.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar bijak dalam menggunakan waktu dan teknologi. Perkembangan teknologi memberikan banyak peluang untuk belajar dan berkarya, namun dapat pula membawa dampak negatif apabila tidak digunakan secara bertanggung jawab.

Baca Juga  Jamnas XII Jadi Wadah Penguatan Karakter Pramuka Barito Utara

Karena itu, mahasiswa diminta menjauhi pergaulan bebas, tindakan asusila, perjudian online, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai perilaku yang dapat menghambat masa depan. Lingkungan pergaulan dan pilihan aktivitas selama masa kuliah menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.

Selain menjaga diri, Agustiar mengingatkan mahasiswa untuk menghargai perjuangan keluarga. Banyak orang tua yang mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya agar anak-anak mereka dapat memperoleh pendidikan tinggi.

“Ingatlah pengorbanan orang tua yang mendoakan dan membiayai kuliah kalian. Tunjukkan bahwa kepercayaan mereka tidak sia-sia,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak mahasiswa memiliki cita-cita besar dan berani mengambil langkah untuk mewujudkannya. Tantangan dalam proses pendidikan maupun perjalanan kehidupan hendaknya tidak menjadi alasan untuk berhenti berusaha.

“Bercita-citalah setinggi bintang di langit, sehingga ketika terjatuh, kita tetap berada di antara bintang-bintang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kesuksesan membutuhkan proses panjang. Tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai hanya dalam waktu singkat tanpa kemauan, kerja keras, kesabaran, doa, dan pengorbanan.

“Dalam hidup ini tidak ada yang tidak mungkin. Semua bergantung pada kemauan, usaha, dan doa. Tidak ada kesuksesan yang instan. Semua membutuhkan proses, kerja keras, kesabaran, dan pengorbanan,” jelasnya.

Pemprov Kalteng juga berkomitmen memperkuat sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi masa depan. Dukungan melalui program strategis, termasuk beasiswa serta sarana dan prasarana pendidikan, diharapkan membuka peluang yang lebih besar bagi pemuda Kalteng untuk mengembangkan potensi.

Baca Juga  Radar Cuaca Muara Teweh Perkuat Mitigasi Bencana Daerah

“Kami terus berupaya menyediakan berbagai program strategis agar pemuda-pemudi Kalteng mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Dukungan pemerintah, kata Agustiar, perlu berjalan seiring dengan peran perguruan tinggi dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter.

Kampus diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, berdiskusi, membangun kreativitas, dan melahirkan gagasan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepada pimpinan dan dosen UIN Palangka Raya, Gubernur meminta agar mahasiswa baru mendapatkan bimbingan yang mampu memperkuat kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.

“Bimbinglah mereka menjadi sarjana yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi,” pungkasnya. (adv)​

+ posts