HEADLINENASIONALPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Tiga Pesawat Water Bombing Perkuat Pemadaman Karhutla Kalteng

12
×

Tiga Pesawat Water Bombing Perkuat Pemadaman Karhutla Kalteng

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Dukungan Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Kalteng 2026

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah dengan memanfaatkan dukungan operasi udara. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu mempercepat pemadaman titik api yang sulit ditangani hanya melalui jalur darat.

Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining mengatakan, dukungan udara dalam penanganan karhutla masih berjalan hingga saat ini. Pemerintah daerah memanfaatkan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung operasi pemadaman di lapangan baru-baru ini.

“Water bombing masih tiga pesawat yang membantu kita dari BNPB. Ada juga satu pesawat patroli,” ucap Agustan.

Tiga pesawat water bombing tersebut dikerahkan untuk membantu menjangkau area yang mengalami kebakaran dan memiliki kendala dalam penanganan secara langsung dari darat. Selain armada pemadaman, keberadaan pesawat patroli juga berperan dalam membantu memperoleh gambaran kondisi karhutla di wilayah terdampak.

Baca Juga  Akses Sekolah Terhambat Sungai, DPRD Kalteng Soroti Infrastruktur Pedalaman

Menurut Agustan, dukungan operasi udara menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian karhutla, terutama pada lokasi yang memiliki kondisi medan atau akses yang menyulitkan personel pemadam. Pemanfaatan pesawat water bombing diharapkan dapat membantu menekan perkembangan api agar tidak semakin meluas.

“Namun, penanganan tetap dilakukan dengan melihat kondisi lapangan serta mengutamakan keselamatan personel yang bertugas,” ungkapnya.

Agustan menegaskan, keberadaan armada udara tidak berarti seluruh proses pemadaman dapat dilakukan tanpa mempertimbangkan situasi di lapangan. Setiap tindakan penanganan tetap disesuaikan dengan perkembangan kebakaran, kondisi medan, cuaca, serta faktor keselamatan petugas yang berada di lokasi.

Baca Juga  Karhutla Bukit Liti Padam, Tim Gabungan Berjuang di Gambut

“Kita tetap melihat situasi di lapangan. Penanganan tidak boleh dipaksakan apabila kondisi membahayakan petugas,” jelas Agustan.

Pemerintah Provinsi Kalteng bersama unsur terkait terus melakukan penanganan secara terpadu dengan mengombinasikan operasi darat dan dukungan udara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengendalikan karhutla sekaligus meminimalkan risiko terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar lokasi kebakaran.

Selain membantu pemadaman, pesawat patroli yang disiapkan BNPB dapat mendukung pemantauan kondisi wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran. Informasi dari pemantauan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan yang disesuaikan dengan situasi aktual di lapangan.

Baca Juga  Musim Kemarau, Taufik Ingatkan Warga Waspada Karhutla

“Yang paling utama dalam penanganan karhutla adalah kondisi di lapangan dan keselamatan personel. Semua langkah harus dilakukan secara terukur agar pemadaman berjalan efektif tanpa mengabaikan keselamatan petugas,” tandas Agustan. (Red/Adv)

+ posts