DPRD BARITO UTARAHEADLINE

DPRD Barito Utara Dukung Penertiban Praktik Illegal Fishing

13
×

DPRD Barito Utara Dukung Penertiban Praktik Illegal Fishing

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Ketua Komisi II DPRD Barito Utara H. Taufik Nugraha

MUARA TEWEH – Polres Barito Utara melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, menghentikan praktik penangkapan ikan secara ilegal yang berpotensi merusak ekosistem perairan. Imbauan tersebut mendapat dukungan dari Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, yang menilai kelestarian sumber daya ikan perlu dijaga secara bersama-sama demi keberlanjutan kehidupan masyarakat.

“Komisi II DPRD Barito Utara sangat mendukung imbauan agar tidak melakukan illegal fishing. Kita harus menjaga sumber daya ikan bukan hanya untuk kebutuhan hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang,” ujar Taufik, baru-baru ini.

Menurut Taufik, praktik penangkapan ikan menggunakan bahan berbahaya seperti bom, racun, maupun setrum tidak hanya bertentangan dengan ketentuan hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan serius terhadap habitat ikan dan ekosistem sungai. Dampak kerusakan tersebut dinilai dapat berlangsung dalam jangka panjang dan mengurangi ketersediaan sumber daya perikanan bagi masyarakat.

Baca Juga  Musim Kemarau, Taufik Ingatkan Warga Waspada Karhutla

“Penggunaan bom, racun, dan setrum jelas dapat merusak lingkungan perairan. Jangan sampai cara menangkap ikan yang dilakukan untuk memperoleh hasil dalam waktu singkat justru menghancurkan sumber daya yang menjadi tumpuan masyarakat,” katanya.

Ia meminta masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor perikanan menggunakan alat tangkap yang sesuai ketentuan dan tidak merusak lingkungan. Menurutnya, keberadaan sumber daya ikan yang terjaga akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih berkelanjutan dibandingkan mengejar hasil tangkapan dalam jumlah besar dengan cara yang berisiko merusak ekosistem.

“Nelayan harus mengutamakan cara penangkapan yang legal dan ramah lingkungan. Kita ingin aktivitas perikanan tetap berjalan, tetapi tidak mengorbankan kelestarian sungai dan habitat ikan,” ungkap Taufik.

Baca Juga  Waspada Kabut Asap, Naruk Saritani Minta Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah

Taufik juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mengawasi aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan Barito Utara. Apabila menemukan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan atau metode yang merusak, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada aparat atau pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai karena ingin hasil banyak dalam waktu singkat, lingkungan kita justru rusak. Kalau ekosistem sungai rusak, masyarakat sendiri yang akan merasakan dampaknya,” tegasnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara tersebut menilai upaya menjaga sumber daya perikanan membutuhkan pengawasan yang konsisten dan keterlibatan seluruh pihak. Tidak hanya aparat kepolisian, pemerintah daerah dan DPRD, tetapi juga masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan aktivitas perikanan berlangsung secara tertib serta tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

Baca Juga  Akses Sekolah Terhambat Sungai, DPRD Kalteng Soroti Infrastruktur Pedalaman

“Sinergi antara Polres, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat harus terus diperkuat agar pengawasan aktivitas perikanan berjalan optimal. Dengan begitu, sumber daya ikan dan ekosistem perairan dapat tetap terjaga,” tandas Taufik. (Red/Adv)

+ posts