DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Ketua Komisi II DPRD Kalteng Ingatkan Warga dan Perusahaan Perkebunan, Jangan Bakar Lahan Saat Musim Kemarau

18
×

Ketua Komisi II DPRD Kalteng Ingatkan Warga dan Perusahaan Perkebunan, Jangan Bakar Lahan Saat Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah.

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, mengingatkan seluruh masyarakat dan pelaku usaha, khususnya perusahaan perkebunan kelapa sawit, agar tidak melakukan pembakaran lahan selama musim kemarau.

Peringatan itu disampaikan Siti Nafsiah pada Jumat (24/7/2026), menyusul meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalteng.

Ia menegaskan, upaya pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama guna menghindari dampak buruk yang ditimbulkan, baik terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, maupun aktivitas perekonomian.

“Memasuki musim kemarau, kami mengimbau seluruh masyarakat dan perusahaan, terutama sektor perkebunan sawit, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Risiko yang ditimbulkan sangat besar dan dapat merugikan banyak pihak,” ujar Siti Nafsiah.

Baca Juga  Lohing Simon: Huma Betang Akan Jadi Warisan Budaya dan Ikon Baru Kalteng

Ia mengatakan, Kalteng memiliki pengalaman panjang menghadapi bencana karhutla yang berdampak luas, mulai dari kabut asap, terganggunya transportasi, hingga menurunnya kualitas udara yang dapat membahayakan kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.

Siti Nafsiah menilai, perusahaan perkebunan harus menjadi contoh dalam penerapan pengelolaan lahan yang ramah lingkungan. Selain mematuhi aturan yang berlaku, perusahaan juga diminta memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla, termasuk membentuk regu pemadam internal dan melakukan patroli rutin di area konsesi.

“Perusahaan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga wilayah operasionalnya. Jangan sampai ada pembakaran yang disengaja maupun kelalaian yang berujung pada kebakaran lahan. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah kejadian,” katanya.

Baca Juga  Srikandi DPRD Barito Utara ini Ingatkan Pentingnya Sinergi Cegah Kasus Perundungan Anak

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat atau pemerintah setempat apabila menemukan indikasi pembakaran lahan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam menekan angka karhutla di Bumi Tambun Bungai.

Di sisi lain, Siti Nafsiah berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi dan meningkatkan edukasi kepada masyarakat, terutama di daerah yang masuk kategori rawan kebakaran selama musim kemarau tahun ini.

Baca Juga  Jejak Baru Peradaban Dayak, Huma Betang Kalteng Dibangun untuk Generasi Mendatang

“Karhutla bukan hanya persoalan satu daerah, tetapi menyangkut kepentingan bersama. Mari kita jaga Kalteng agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari kabut asap,” tutupnya. (adv)​

+ posts