DPRD KALIMANTAN TENGAH

DPRD Kalteng Dorong Percepatan Internet Masuk Pelosok, Blank Spot Harus Segera Dihapus

26
×

DPRD Kalteng Dorong Percepatan Internet Masuk Pelosok, Blank Spot Harus Segera Dihapus

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana.

PALANGKA RAYA – Percepatan pembangunan infrastruktur digital di wilayah pedalaman menjadi salah satu agenda penting dalam mendukung pemerataan pembangunan di Kalteng. Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana, mendorong seluruh wilayah di Kalteng dapat terbebas dari blank spot sehingga masyarakat memiliki akses yang sama terhadap layanan digital.

Ia menilai perkembangan teknologi informasi saat ini telah mengubah berbagai aspek kehidupan masyarakat. Internet bukan lagi sekadar sarana komunikasi, tetapi telah menjadi kebutuhan utama yang mendukung aktivitas pendidikan, pelayanan publik, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi berbasis digital.

Masih adanya daerah yang mengalami keterbatasan akses internet dinilai berpotensi memperlebar kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedalaman. Karena itu, perlu adanya langkah konkret dan kolaborasi berbagai pihak dalam mempercepat pembangunan jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah Kalteng.

Baca Juga  Ketua DPRD Kalteng Minta Konflik KSU Sejahtera Bersama Segera Diakhiri

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi daerah di Kalteng yang masih belum mendapatkan sinyal internet. Target kami jelas, menuju nol blank spot agar masyarakat di pelosok pun bisa menikmati layanan teknologi informasi,” kata Okki, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, konektivitas digital memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan akses internet yang baik, masyarakat dapat memperoleh informasi secara cepat, mengikuti perkembangan teknologi, serta memanfaatkan berbagai layanan yang kini banyak tersedia secara digital.

Pemerataan internet juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pendidikan. Pelajar dan tenaga pendidik di daerah terpencil akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengakses bahan pembelajaran, mengikuti pelatihan, serta memanfaatkan platform pendidikan digital yang terus berkembang.

Di sektor ekonomi, akses internet dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, memasarkan produk secara daring, dan meningkatkan daya saing usaha lokal. Pemanfaatan teknologi digital juga membuka peluang lahirnya pelaku ekonomi kreatif baru dari berbagai daerah di Kalteng.

Baca Juga  DPRD Kalteng Pastikan Target Pendapatan Daerah Tetap Aman, Prioritaskan Kewajiban Fiskal

“Ketika akses internet sudah merata, masyarakat akan lebih mudah memperoleh informasi, meningkatkan kualitas pendidikan, mengakses layanan pemerintahan, serta membuka peluang bagi pertumbuhan usaha mikro dan sektor ekonomi kreatif di Kalteng,” ujarnya.

Okki menegaskan bahwa pembangunan yang merata tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur fisik, tetapi juga melalui pemerataan akses teknologi informasi. Pembangunan digital menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Ia berharap pemerintah pusat, Pemprov, dan penyedia layanan telekomunikasi dapat memperkuat sinergi untuk mempercepat perluasan jaringan internet, khususnya di wilayah yang masih belum terjangkau layanan telekomunikasi secara optimal.

Baca Juga  Katingan di Usia 24 Tahun, Endang Dorong Percepatan Pembangunan hingga Pelosok

“Kita pastinya tidak ingin ada yang tertinggal. Seluruh masyarakat Kalteng harus terhubung, agar pembangunan bisa berjalan inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Upaya menghadirkan Kalteng bebas blank spot diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mendukung transformasi digital dan mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah. (adv)​

+ posts