DPRD KALIMANTAN TENGAH

DPRD Kalteng Minta Distribusi Tenaga Kesehatan Lebih Merata hingga Daerah Terpencil

15
×

DPRD Kalteng Minta Distribusi Tenaga Kesehatan Lebih Merata hingga Daerah Terpencil

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Wengga Febri Dwi Tananda.

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Wengga Febri Dwi Tananda, meminta pemerintah terus memperhatikan pemerataan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Kalteng.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas, tanpa adanya kesenjangan antara daerah perkotaan dan wilayah terpencil.

Menurut Wengga, sektor kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara merata.

Oleh karena itu, keberadaan tenaga kesehatan yang cukup dan kompeten menjadi faktor utama dalam mendukung pelayanan di puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan lainnya.

“Setiap masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik tanpa memandang lokasi tempat tinggalnya. Karena itu, pemerataan tenaga kesehatan perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Ia menilai hingga saat ini masih terdapat sejumlah daerah yang menghadapi keterbatasan tenaga kesehatan, baik tenaga medis maupun tenaga pendukung lainnya.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Jalan Protokol Puruk Cahu Segera Direhabilitasi Demi Keselamatan Pengguna

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan yang diterima masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki akses transportasi dan infrastruktur terbatas.

Wengga mengatakan, pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kesehatan secara berkala agar distribusi personel dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan riil di lapangan.

Dengan demikian, kekurangan tenaga kesehatan di suatu wilayah dapat segera diatasi.

“Oleh sebab itu, pemerintah daerah diharapkan dapat terus melakukan evaluasi terhadap sistem penempatan tenaga kesehatan agar kebutuhan di setiap wilayah dapat terpenuhi,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong adanya kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan.

Menurutnya, dukungan kebijakan, program rekrutmen, hingga penempatan tenaga medis harus dilakukan secara terintegrasi agar hasilnya lebih maksimal.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Akses Digital Tak Hanya Terpusat di Perkotaan

Wengga menambahkan bahwa pemberian insentif, fasilitas penunjang, serta jaminan kesejahteraan bagi tenaga kesehatan yang bertugas di daerah terpencil perlu terus diperhatikan.

Kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk menarik minat tenaga kesehatan agar bersedia mengabdi di wilayah yang masih kekurangan personel.

“Pemberian insentif dan dukungan bagi tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah terpencil juga perlu terus diperhatikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya meningkatkan pemerataan layanan kesehatan,” lanjutnya.

Ia menegaskan, pemerataan tenaga kesehatan bukan hanya berkaitan dengan jumlah personel, tetapi juga menyangkut upaya mewujudkan keadilan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Dengan distribusi yang lebih merata, masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas.

Ke depan, Wengga berharap upaya pemerataan tenaga kesehatan terus menjadi prioritas sehingga pelayanan kesehatan di Kalteng semakin meningkat dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara optimal.

Baca Juga  Lohing Simon Sebut PLTS Jadi Solusi Efektif Percepat Elektrifikasi Desa Terpencil di Kalteng

“Selain itu, upaya pemerataan tenaga kesehatan perlu terus ditingkatkan sehingga pelayanan kesehatan di Kalteng semakin baik dan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya. (adv)​

+ posts