HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Persiapan Porprov XIII Kalteng Dimatangkan, Anggaran Penyelenggaraan Dibatasi Rp15 Miliar

8
×

Persiapan Porprov XIII Kalteng Dimatangkan, Anggaran Penyelenggaraan Dibatasi Rp15 Miliar

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalteng Tahun 2026 terus dipacu menjelang pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir November mendatang.

Di tengah kebijakan efisiensi keuangan daerah, panitia penyelenggara diminta mengatur kembali kebutuhan pembiayaan dengan mengutamakan program dan kegiatan yang benar-benar menunjang kelancaran pesta olahraga tingkat Kalteng itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden menegaskan, seluruh tahapan persiapan harus tetap berjalan maksimal meskipun anggaran penyelenggaraan dibatasi. Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Persiapan Porprov XIII Kalteng Tahun 2026 di Ruang Rapat Bajakah, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (3/11/2026).

Rapat diikuti Plt. Asisten I Lisda Arriyana selaku Ketua Harian Kegiatan, Kepala Biro Umum Setda Kalteng sekaligus Bendahara Umum Rangga Lesmana, Ketua Harian KONI Kalteng M. Hasanuddin Noor, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Linae yang juga menjabat Ketua Umum Panitia Besar Porprov XIII menyampaikan bahwa Gubernur Kalteng telah mengarahkan agar anggaran penyelenggaraan kegiatan dibatasi sebesar Rp15 miliar. Arahan ini menjadi dasar bagi seluruh bidang kepanitiaan untuk kembali mengevaluasi rencana pembiayaan dan menentukan skala prioritas.

Ia meminta setiap bidang mencermati seluruh komponen belanja, mulai dari kebutuhan teknis hingga dukungan operasional. Pengeluaran yang masih memungkinkan untuk disesuaikan perlu diefisienkan, sementara kebutuhan utama yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan pertandingan harus tetap mendapat perhatian.

Efisiensi anggaran, lanjut Linae, bukan berarti mengurangi kesiapan penyelenggaraan. Sebaliknya, kondisi ini harus menjadi momentum bagi panitia untuk memperkuat koordinasi, menyusun perencanaan yang lebih cermat, serta memastikan setiap alokasi dana memberikan manfaat maksimal bagi kegiatan.

Baca Juga  Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Pahandut, Pria 41 Tahun Diamankan Bersama Motor Korban

“Seluruh bidang diminta menyusun kembali rencana kebutuhan anggaran dengan memperhatikan komponen-komponen yang masih dapat diefisienkan. Hasil penyusunan itu selanjutnya dikoordinasikan dengan Bendahara Umum agar dapat dibahas dan disepakati bersama,” ujarnya.

Selain pengendalian belanja, Linae mengingatkan pentingnya kedisiplinan seluruh panitia dalam mengikuti aturan pengelolaan keuangan. Setiap pengajuan dan penggunaan dana harus mengacu pada Standar Biaya Umum (SBU) serta ketentuan yang berlaku.

Menurut dia, kepatuhan terhadap standar pembiayaan menjadi bagian penting dalam menjaga tata kelola penyelenggaraan kegiatan. Dengan mekanisme yang jelas, penggunaan anggaran dapat dipantau, dievaluasi, dan dipertanggungjawabkan sesuai peruntukannya.

“Prinsip yang harus menjadi pegangan bersama adalah efektif, efisien, terukur, terkendali, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan anggaran digunakan secara tepat,” tegasnya.

Dalam rapat itu, perkembangan kesiapan peserta dan kepanitiaan juga menjadi perhatian. Ketua Harian KONI Kalteng M. Hasanuddin Noor memaparkan bahwa berdasarkan beberapa kali pembaruan data, jumlah personel yang terlibat dalam kepanitiaan mencapai 1.152 orang.

Jumlah itu mencakup Panitia Besar, unsur KONI dari masing-masing cabang olahraga, panitia lokal, serta perangkat pertandingan. Kebutuhan personel juga meliputi wasit tingkat nasional dan wasit yang memiliki legitimasi untuk memimpin pertandingan pada cabang olahraga yang dipertandingkan.

Baca Juga  Bantuan Pangan CPPD Barsel Disalurkan untuk Warga Terdampak Karhutla

Besarnya jumlah personel memperlihatkan bahwa penyelenggaraan Porprov membutuhkan dukungan berbagai unsur dengan pembagian tugas yang terkoordinasi. Karena itu, kesiapan setiap bidang menjadi faktor penting agar pelayanan terhadap atlet, ofisial, perangkat pertandingan, dan peserta lainnya dapat berjalan sesuai kebutuhan.

Dari sisi keikutsertaan atlet, data KONI Kalteng mencatat sebanyak 8.053 atlet telah terdaftar dari 14 kabupaten/kota. Jumlah ini masih berpeluang bertambah karena pendaftaran sejumlah cabang olahraga belum seluruhnya selesai.

Cabang olahraga sepak bola putra dan putri menjadi salah satu yang masih dalam tahapan pendaftaran. Untuk memastikan keikutsertaan peserta, KONI Kalteng telah mengirimkan surat kepada lima daerah terkait partisipasi tim sepak bola dalam Porprov XIII.

Dari lima daerah yang telah dihubungi, dua daerah sudah mendaftarkan tim, sedangkan tiga daerah lainnya masih menjalani proses pendaftaran. Koordinasi terus dilakukan agar kepastian jumlah peserta dapat diperoleh sehingga penyusunan jadwal dan kebutuhan pertandingan bisa dipersiapkan lebih matang.

Sementara itu, berdasarkan hasil rapat KONI dan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai tuan rumah, Porprov XIII Kalteng Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28 November hingga 9 Desember 2026.

Pelaksanaan selama 12 hari itu akan menjadi ajang bagi atlet dari 14 kabupaten/kota untuk berkompetisi sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik di berbagai cabang olahraga. Selain menjadi wadah pembinaan dan peningkatan prestasi atlet daerah, Porprov juga menjadi bagian dari upaya memperkuat perkembangan olahraga di Kalteng.

Baca Juga  Evaluasi Kelembagaan Palangka Raya Targetkan Organisasi Tepat Fungsi

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, kesiapan anggaran, kepanitiaan, peserta, serta perangkat pertandingan perlu diselesaikan secara bertahap dan terkoordinasi. Seluruh bidang diminta tidak menunda penyelesaian administrasi maupun penyesuaian kebutuhan pembiayaan.

Linae kembali mengingatkan agar hasil evaluasi anggaran segera disampaikan kepada Bendahara Umum untuk dibahas dan diselaraskan dengan pagu Rp15 miliar. Penyusunan kebutuhan secara terukur menjadi langkah penting agar tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan maupun pengeluaran di luar prioritas.

Pemprov Kalteng melalui panitia besar bersama KONI dan pemerintah daerah tuan rumah terus mematangkan berbagai persiapan agar Porprov XIII dapat terlaksana sesuai jadwal. Sinergi seluruh pihak menjadi modal utama dalam menyukseskan agenda olahraga yang melibatkan ribuan atlet dan personel kepanitiaan itu. (adv)​

+ posts