MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pelatihan Operator Komputer Muda Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara. Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi persaingan dunia kerja di era digital.
Ardianto menegaskan bahwa pelatihan berbasis keterampilan teknologi informasi menjadi kebutuhan mendasar bagi tenaga kerja saat ini. Menurutnya, kemampuan mengoperasikan komputer tidak lagi menjadi nilai tambah, melainkan sudah menjadi syarat utama dalam berbagai sektor pekerjaan.
“Pelatihan seperti ini sangat positif dan perlu terus didorong. Peningkatan keterampilan, terutama di bidang komputer, menjadi kebutuhan dasar bagi tenaga kerja saat ini,” ujarnya, baru-baru ini.
Ia menjelaskan bahwa program pelatihan vokasi yang dilaksanakan melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan solusi konkret dalam menekan angka pengangguran. Selain itu, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha mandiri.
Menurut Ardianto, penguatan literasi digital menjadi kunci penting dalam membentuk generasi muda yang mampu bersaing di tingkat lokal maupun nasional. Dengan keterampilan yang memadai, masyarakat akan lebih siap menghadapi perkembangan teknologi yang terus berubah.
“Di era digital sekarang, kemampuan mengoperasikan komputer bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Ini menjadi modal utama untuk masuk ke dunia kerja maupun mengembangkan usaha,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program pelatihan yang menyasar peningkatan kompetensi masyarakat. Dukungan dari pemerintah daerah serta keterlibatan sektor swasta dinilai sangat diperlukan agar manfaat pelatihan dapat dirasakan secara lebih luas.
Lebih lanjut, Ardianto mengingatkan para peserta pelatihan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius. Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, keterampilan yang dimiliki benar-benar memberikan nilai tambah secara ekonomi.
Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya tenaga kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal ini penting agar masyarakat tidak tertinggal dalam arus transformasi digital yang semakin cepat.
Ardianto optimistis, melalui program pelatihan yang berkelanjutan, kualitas sumber daya manusia di Barito Utara akan semakin meningkat. Ia menilai langkah ini menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Secara keseluruhan, pelatihan operator komputer muda ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan SDM yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di era digital, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Barito Utara. (Red/Adv)










