HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Desentralisasi Jadi Katalisator Keadilan dan Inklusi Daerah

320
×

Desentralisasi Jadi Katalisator Keadilan dan Inklusi Daerah

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Desentralisasi di Indonesia dinilai bukan lagi sebatas kebijakan formal administratif, melainkan sebagai katalisator penting dalam menciptakan keadilan pembangunan dan tata kelola pemerintahan yang lebih manusiawi dan inklusif.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Chandra Anugrah Putra saat membuka Seminar Nasional Desentralisasi sebagai Pilar Transformasi di Aula Utama Kampus I UMPR.

“Transformasi dari sistem yang sentralistik menuju pemerintahan yang lebih partisipatif dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat harus melibatkan seluruh lapisan, termasuk kelompok marginal, perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,” ujarnya, belum lama ini.

Baca Juga  Srikandi DPRD Barito Utara ini Ingatkan Pentingnya Sinergi Cegah Kasus Perundungan Anak

Menurutnya, jika desentralisasi dikelola secara serius dan berbasis bukti, maka akan muncul kekuatan lokal yang mampu mendorong pertumbuhan inklusif dan tata kelola yang transparan.

Seminar tersebut menghadirkan dua pembicara utama, yakni Khairul Muluk dari Universitas Brawijaya dan Mokhammad Najih dari Ombudsman RI, yang memberikan perspektif akademik dan praktis.

Khairul menjelaskan bahwa makna sejati desentralisasi terletak pada bagaimana pemerintah daerah mampu mendekatkan layanan kepada warga dengan sistem yang adaptif dan responsif.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Nasib GTT Jadi Prioritas, Pengangkatan PPPK Dinilai Mendesak

Ia menyebut kunci pembangunan daerah yang berkelanjutan adalah kepemimpinan yang memahami konteks lokal dan mampu mengarahkan sumber daya secara cerdas.

Sementara Najih menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga pengawasan dan masyarakat sipil dalam menjaga mutu pelayanan publik.

“Kampus berperan penting sebagai simpul riset, edukasi, dan advokasi untuk memastikan kebijakan publik tetap berpihak pada masyarakat,” tegasnya.

“Dengan keterlibatan seluruh unsur, desentralisasi akan membawa dampak nyata dalam hidup warga,” tandas Chandra. (Red/Adv)

Baca Juga  FMIPA UPR dan FMIPA ITB Sepakati Kerja Sama Strategis Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi
+ posts