HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYA

Hari Anak Nasional Diisi dengan Kreasi Ecoprint Penuh Warna

405
×

Hari Anak Nasional Diisi dengan Kreasi Ecoprint Penuh Warna

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Dalam suasana yang meriah dan sarat makna, sebanyak 60 anak dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas, mengikuti workshop totebag ecoprint di Aula Telkom Palangka Raya dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025.

Mengusung tema “Tangan-Tangan Hebat Karya Bersahabat,” kegiatan ini hasil kolaborasi dari sejumlah komunitas lokal, seperti Sekolah Rakyat Merdeka Kalteng, Turun Tangan Palangka Raya, Komunitas Pensil Kita, IGPK Kalteng, dan GMNI Universitas Palangka Raya.

Tujuan dari workshop ini adalah membuka ruang kreatif yang ramah dan inklusif, di mana anak-anak bisa bebas berkreasi, belajar, dan saling berinteraksi tanpa batasan.

Baca Juga  Bupati Barsel Berharap Bantuan Pemerintah Bawa Berkah Warga

Proses ecoprint yang digunakan dalam workshop mengandalkan teknik sederhana menggunakan dedaunan sebagai media pewarna alami, menjadikannya ideal untuk kegiatan edukatif dan ramah anak.

Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan proses, mulai dari memilih daun, menyusun motif, hingga merebus kain untuk menghasilkan totebag dengan motif unik hasil karya mereka.

Ketua panitia, Naswa, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang seni, melainkan juga pesan kuat tentang pentingnya menerima perbedaan dan membangun kebersamaan sejak usia dini.

Baca Juga  Program BERKAH BI Kalteng Satukan Literasi Syariah dan Kepedulian Sosial

“Kami ingin menunjukkan bahwa semua anak bisa tumbuh dan belajar bersama, tanpa sekat, tanpa stigma. Ini bukan sekadar kegiatan seni, tapi juga pesan bahwa inklusivitas itu bisa dirayakan dengan cara yang sederhana dan hangat,” ujar Naswa, belum lama ini.

Ia berharap kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan kreatif bisa digunakan untuk mendorong nilai-nilai sosial yang positif dalam kegiatan anak.

Workshop ini dinilai berhasil menciptakan suasana hangat yang mengajarkan anak-anak pentingnya keberanian, kreativitas, dan menghargai keberagaman.

Baca Juga  Pemerintah Targetkan Karhutla Palangka Raya Tuntas Dalam Dua Pekan

“Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk menghadirkan program serupa yang mengedepankan inklusi dan kebersamaan,” tandas Naswa. (Red/Adv)

+ posts