EKONOMI & BISNISHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Harga Jasa dan Emas Dongkrak Inflasi Tahunan Kalteng

424
×

Harga Jasa dan Emas Dongkrak Inflasi Tahunan Kalteng

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti

PALANGKARAYA – Inflasi tahunan Provinsi Kalimantan Tengah pada Mei 2025 tercatat sebesar 0,46 persen. Angka ini dipengaruhi oleh kenaikan harga beberapa kelompok pengeluaran, terutama sektor jasa dan perhiasan emas yang mengalami peningkatan cukup signifikan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Agnes Widiastuti mengungkapkan bahwa kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatatkan kenaikan indeks harga tertinggi mencapai 8,26 persen. Kenaikan ini diikuti oleh sektor pendidikan sebesar 2,23 persen dan kelompok kesehatan sebesar 2,20 persen.

“Ini menunjukkan adanya tekanan harga yang cukup kuat di sektor jasa dan layanan,” ujar Agnes dalam rilis data resmi di Kantor BPS Provinsi Kalteng, Senin (02/06/2025).

Baca Juga  Kalteng Siapkan Peta Jalan Industri hingga 2045, Hilirisasi SDA Jadi Prioritas Utama

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga turut menyumbang inflasi tahunan sebesar 2,11 persen, diikuti oleh kelompok pakaian dan alas kaki 2,07 persen, serta rekreasi, olahraga, dan budaya 1,28 persen.

Beberapa komoditas penyumbang utama inflasi y-on-y meliputi emas perhiasan, susu kental manis (SKM), ikan gabus, minyak goreng, dan kopi bubuk. Kelompok perawatan pribadi memberikan andil tertinggi terhadap inflasi sebesar 0,46 persen, disusul oleh penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,22 persen.

Baca Juga  OJK Perkuat Ketahanan Sektor Keuangan dan Perlindungan Konsumen

Di sisi lain, kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami penurunan sebesar 0,73 persen, sementara kelompok transportasi mencatat penurunan sebesar 1,37 persen. Turunnya harga daging ayam ras, angkutan udara, dan beras menjadi penahan utama laju inflasi.

Adapun deflasi secara bulanan (month-to-month) sebesar 0,53 persen disebabkan oleh penurunan harga pada cabai rawit, ikan gabus, bawang merah, bayam, dan daging ayam ras. Meski begitu, harga tomat, pulsa ponsel, dan emas perhiasan memberikan tekanan inflasi bulanan dalam skala kecil.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Misi Water Bombing Berakhir Tragis, Helikopter Penerbad Jatuh di Seruyan

“Perubahan harga ini menunjukkan bahwa dinamika pasokan komoditas pangan masih sangat mempengaruhi inflasi daerah, terutama komoditas hortikultura yang sangat fluktuatif,” tandas Agnes. (Red/Adv)

+ posts