HEADLINEPEMKAB BARITO SELATANPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Bupati Eddy Raya Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Bangsa

21
×

Bupati Eddy Raya Ajak Pemuda Perkuat Persatuan Bangsa

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri bersama jajaran pemerintah daerah dan peserta mengikuti peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya.

BUNTOK – Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, menghadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan Ikrar Bersama Anak Bangsa tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Rabu (28/10/2026). Kehadiran Bupati Barsel menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan persatuan, karakter, dan peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.

Upacara berlangsung khidmat dengan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bertindak sebagai pembina upacara. Peringatan tahun ini tetap mengedepankan nilai-nilai perjuangan pemuda Indonesia, meskipun pelaksanaannya dilakukan di dalam aula, bukan di lapangan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kebangsaan harus terus dipelihara dan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun ini mengusung tema nasional “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda Untuk Indonesia”. Tema tersebut menekankan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap tanah air, ketangguhan menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama. Ketiga nilai itu diharapkan menjadi landasan bagi pemuda untuk mengambil peran aktif dalam menghadapi berbagai perubahan dan berkontribusi terhadap kemajuan daerah maupun nasional.

Baca Juga  Festival Tunas Bahasa Ibu Barsel Perkuat Pelestarian Bahasa Daerah

Dalam sambutannya, Agustiar Sabran membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang mengingatkan kembali makna historis Sumpah Pemuda. Delapan puluh delapan tahun lebih sejak ikrar bersejarah itu, persatuan tetap menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan bangsa. Semangat para pemuda terdahulu yang mampu menyatukan perbedaan perlu diteruskan oleh generasi masa kini melalui sikap, karakter, dan pengabdian kepada Indonesia.

“Hari ini, semangat itu harus terus hidup. Bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi dalam karakter setiap generasi penerus bangsa,” demikian pesan Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan Agustiar Sabran, Rabu (28/10/2026).

Lebih lanjut, amanat tersebut menegaskan bahwa kemajuan Indonesia tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, ataupun kekayaan materi. Kemajuan yang sesungguhnya bertumpu pada kualitas manusia, terutama karakter yang mencerminkan kecintaan terhadap tanah air, semangat pantang menyerah, dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia perlu berjalan seiring dengan pembentukan nilai moral dan tanggung jawab sosial generasi muda.

Baca Juga  DPRD Kalteng Soroti Dana Karhutla Rp15 Miliar, Tiga Instansi Diminta Buka Rincian Penggunaan

Nilai patriotisme, kegigihan, dan empati juga menjadi pesan utama dalam peringatan tahun ini. Patriotisme perlu diwujudkan melalui pengabdian dan tindakan yang bermanfaat bagi masyarakat, sedangkan kegigihan tercermin dari kemampuan menghadapi kesulitan tanpa menyerah pada keadaan. Adapun empati mengajarkan generasi muda untuk tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga memperhatikan kondisi orang lain, khususnya masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian.

Melalui momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, generasi muda diharapkan mampu mengambil bagian dalam pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan daya saing di tengah perkembangan zaman. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui kontribusi positif di lingkungan pendidikan, organisasi kepemudaan, kegiatan sosial, maupun berbagai bidang lainnya. Dengan demikian, semangat persatuan tidak berhenti sebagai simbol peringatan tahunan, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Ketua DPRD, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda, Kajati, Sekda, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, pimpinan instansi vertikal, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai organisasi kepemudaan. Kehadiran beragam unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga persatuan dan memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Persatuan dan Pembangunan

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi yang patriotik, gigih, dan berempati. Bagi Kabupaten Barito Selatan, semangat tersebut relevan untuk terus menumbuhkan persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempersiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan masa depan. Dengan menjaga nilai-nilai Sumpah Pemuda dan menerapkannya dalam tindakan nyata, pemuda diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemajuan daerah dan Indonesia. (Red/Adv)

+ posts