EKONOMI & BISNISHEADLINENASIONALPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

UMKM Binaan BI Kalteng Tampil di Karya Kreatif Indonesia 2026

16
×

UMKM Binaan BI Kalteng Tampil di Karya Kreatif Indonesia 2026

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Sebanyak 11 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar UMKM Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional dan global.

“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing,” ujar Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti saat membuka KKI 2026, baru-baru ini.

Dari 11 UMKM tersebut, dua di antaranya mengikuti pameran secara luring, yakni Griya Batik Umiy Lasega dan Dapur S’best, sedangkan sembilan UMKM lainnya berpartisipasi melalui pameran daring. Griya Batik Umiy Lasega dan Dapur S’best dipilih sebagai UMKM unggulan yang mewakili Kalimantan Tengah pada pameran luring KKI 2026 setelah mengikuti pembinaan Bank Indonesia secara berkesinambungan dari tahap penguatan usaha hingga perluasan pasar.

“Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam, sedangkan tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan,” kata Destry. Ia menambahkan, aspek berdaya saing diwujudkan melalui inovasi produk serta perluasan akses pasar domestik maupun ekspor.

Baca Juga  Sumber Air Jadi Tantangan Penanganan Karhutla di Kalteng

Griya Batik Umiy Lasega menjadi salah satu contoh UMKM binaan Bank Indonesia yang telah menembus pasar global. UMKM yang bergerak pada bidang wastra dan busana siap pakai tersebut telah memasarkan produknya ke sejumlah negara, termasuk Polandia dan Belanda. Inovasi terus dilakukan, antara lain dengan memanfaatkan malam berbahan kelapa sawit serta mengembangkan motif batik pada kain linen untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkenalkan wastra Kalimantan Tengah ke pasar yang lebih luas.

“Motif Legenda Rusa Borneo yang kami tampilkan terinspirasi dari keindahan hutan Kalimantan sebagai ruang kehidupan yang tumbuh dalam harmoni,” demikian keterangan dalam siaran pers tersebut. Karya itu diwujudkan pada kain katun Jepang menggunakan malam kelapa sawit dengan teknik batik tulis standar premium dan ditampilkan dalam Hall of Inspiration KKI 2026.

Baca Juga  DPRD Kalteng Desak Penguatan Dana Transfer 2027, Infrastruktur Jadi Prioritas

Selain sektor wastra, capaian UMKM Kalimantan Tengah juga terlihat dari Dapur S’best yang bergerak di bidang makanan olahan. Produk UMKM tersebut telah memperluas pasar hingga Australia dan Bangladesh serta menjadi mitra pemasok makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung penyediaan makanan bergizi gratis. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas UMKM dapat membuka peluang pasar sekaligus memperluas kontribusi pelaku usaha terhadap program prioritas pemerintah.

“Keikutsertaan secara luring dan daring menjadi bagian dari upaya memperluas eksposur produk unggulan Kalimantan Tengah sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaan Bank Indonesia,” demikian keterangan Bank Indonesia Kalteng. Sembilan UMKM yang mengikuti pameran daring tersebut ialah Batik Moneng, Indang Apang Gallery, Jawet Niang, Mel’s Gallery, Must Yoan Farm, Mentaya Sweet, Sedaun Herbal, KWT Agro Sukses, dan Weavora.

Penguatan kapasitas UMKM Kalimantan Tengah sebelumnya telah dilakukan melalui berbagai program, termasuk Road to KKI 2026 dengan penyelenggaraan Pesona Tambun Bungai 2026 di Duta Mall Palangka Raya pada 29–31 Mei 2026. Bank Indonesia Kalteng juga melakukan pendampingan digital melalui onboarding ke berbagai kanal digital dan perluasan penggunaan QRIS, sehingga seluruh UMKM binaan telah memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran serta melakukan transaksi melalui marketplace.

Baca Juga  Ardianto Dukung Bantuan Bibit Perkuat Produktivitas Perkebunan

“Bersama, kita dukung UMKM Indonesia untuk terus bangkit, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan bangsa,” demikian pesan Bank Indonesia dalam pelaksanaan KKI 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, pameran luring di JICC diikuti lebih dari 550 UMKM, sementara pameran daring melibatkan lebih dari 1.300 UMKM, meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring. (Red/Adv)

+ posts