HEADLINEHUKUM & PERISTIWA

Patroli Balap Liar Berujung Pengungkapan Dugaan Tabrak Lari di Bundaran Sampah

14
×

Patroli Balap Liar Berujung Pengungkapan Dugaan Tabrak Lari di Bundaran Sampah

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Aksi balap liar yang kerap berlangsung di sejumlah ruas jalan Kota Palangka Raya kembali menjadi perhatian masyarakat. Selain mengganggu pengguna jalan, aktivitas itu juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pelaku maupun warga yang melintas.

Merespons keresahan tersebut, Satlantas Polresta Palangka Raya meningkatkan patroli dan penindakan di sejumlah lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar. Salah satunya di kawasan Bundaran Sampah (BS).

Petugas membentuk tim penindakan yang melakukan patroli secara mobile. Dalam pelaksanaannya, sejumlah personel mengenakan pakaian sipil agar dapat bergerak lebih fleksibel dan mengantisipasi aksi balap liar secara maksimal.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto mengatakan, dalam kegiatan penindakan di kawasan Jalan Sethajie, anggota mendapati satu sepeda motor yang ditumpangi tiga orang melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

“Anggota langsung mengikuti motor itu. Namun, saat hendak berbelok menuju Jalan Strowbery, motor tersebut terjatuh. Anggota kemudian mendatangi dan mengamankan sementara para penumpangnya,” kata Hermanto, Minggu malam (4/10/2026).

Baca Juga  Usai Kebakaran, Agustiar Pastikan SMAN 1 Cempaga Segera Dibangun Kembali

Saat hendak dimintai keterangan, petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ketiga orang yang berada di atas sepeda motor itu diduga baru saja terlibat insiden tabrak lari di kawasan Jalan RTA Milono dan kemudian melaju ke arah Bundaran Sampah.

“Mendengar informasi itu, anggota langsung mengamankan mereka untuk dimintai keterangan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, mereka mengaku menyerempet seseorang. Mereka kemudian panik dan melarikan diri setelah melihat mobil patroli yang sedang melakukan antisipasi balap liar serta gangguan kamtibmas,” jelasnya.

Sementara itu, seorang warga bernama Kholis yang sebelumnya sempat mengejar sepeda motor tersebut mengatakan, dirinya bersama warga lainnya berinisiatif melakukan pengejaran setelah melihat kendaraan yang diduga terlibat kecelakaan melarikan diri.

“Di depan Toko Gemilang mereka menabrak orang, kemudian kami kejar. Saat sampai di Bundaran Sampah, motor Beat yang berbonceng tiga itu terjatuh karena panik. Motor keluar dari jalur aspal dan akhirnya jatuh,” ungkap Kholis.

Baca Juga  Gubernur Agustiar Bawa Bantuan untuk Warga Talawang, 847 KPM Terima BLT KHBS

Akibat kejadian itu, salah seorang dari tiga orang yang berada di atas sepeda motor mengalami luka cukup serius, terutama pada bagian wajah dan kaki. Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian dan ambulans untuk membantu proses evakuasi.

“Satu remaja dibawa ke RS Doris Sylvanus untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara dua orang lainnya dibawa ke Unit Laka Satlantas Polresta Palangka Raya untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujarnya.

Terpisah, seorang petugas keamanan yang berjaga di kawasan Jalan Bama Raya, Huda, mengaku sempat mendengar suara benturan keras sebelum melihat sepeda motor yang ditumpangi tiga orang melaju ke arah Sethajie.

“Sempat terdengar suara brak, setelah itu motor Beat berbonceng tiga melintas ke arah Bundaran Sethajie. Kalau kejadian persisnya saya tidak melihat. Saya baru mengetahui adanya dugaan tabrak lari setelah polisi datang,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Agustiar Bawa Bantuan untuk Warga Talawang, 847 KPM Terima BLT KHBS

Penanganan terhadap peristiwa ini selanjutnya dilakukan oleh petugas untuk memastikan rangkaian kejadian serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait. Polisi juga terus meningkatkan patroli di lokasi yang rawan dijadikan arena balap liar guna mencegah gangguan keamanan dan menjaga keselamatan pengguna jalan. (fm/dd)​

+ posts