PEMKAB PULANG PISAUPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau Jadi Momentum Percepat Pembangunan dan Perkuat UMKM

12
×

Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau Jadi Momentum Percepat Pembangunan dan Perkuat UMKM

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau di Halaman Kantor Bupati Pulang Pisau, Kamis (2/7/2026).

Peringatan hari jadi dimanfaatkan sebagai momentum untuk merefleksikan hasil pembangunan sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Dalam amanatnya, Agustiar memberikan apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai Pulang Pisau selama 24 tahun terakhir. Berbagai perkembangan di sektor pembangunan dinilai lahir dari kerja sama yang solid antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat yang terus menjaga semangat kebersamaan.

“Di usianya yang ke-24 tahun, Kabupaten Pulang Pisau telah menunjukkan banyak perkembangan dan kemajuan di berbagai bidang, sebagai buah kerja keras dan kolaborasi semua pihak,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan yang telah diraih hendaknya menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, bukan alasan untuk berpuas diri. Peringatan hari jadi harus menjadi ruang evaluasi guna mempercepat pembangunan yang lebih merata, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Semangat Handep Hapakat, gotong royong, toleransi, dan persatuan juga dinilai harus terus dijaga sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah yang mampu bersaing tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.

Baca Juga  BPS Catat Inflasi Kalteng 4,47 Persen pada Juni 2026

“Daerah yang maju dan kuat adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa kehilangan jati diri,” tegas Agustiar.

Tema Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau, “Sinergitas Melestarikan Budaya dan Penguatan UMKM”, dinilai sangat relevan dengan arah pembangunan saat ini.

Pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam menjaga karakter daerah, sedangkan penguatan UMKM mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Agustiar juga menyoroti besarnya potensi yang dimiliki Pulang Pisau, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan hingga sumber daya alam. Ditambah lagi, status daerah sebagai kawasan Program Strategis Nasional pengembangan lumbung pangan menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Karena itu, pemerintah daerah didorong terus berinovasi dalam mengelola potensi unggulan secara berkelanjutan, sehingga setiap peluang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemprov Kalteng, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi pembangunan bersama pemerintah kabupaten/kota. Kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan dapat dirasakan secara merata, baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan.

Baca Juga  Agustiar Sabran: Hari Bhayangkara ke-80 Perkuat Kolaborasi Polri dan Pemprov Bangun Kalteng

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, setiap anggaran harus digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemprov Kalteng telah meluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Di Pulang Pisau, program ini telah menjangkau 7.864 keluarga penerima manfaat.

Keberhasilan KHBS dan berbagai program prioritas lainnya, kata Agustiar, membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, Pemprov, pemerintah kabupaten/kota hingga masyarakat agar pelaksanaannya berjalan optimal.

Selain itu, masyarakat juga diajak mendukung berbagai program strategis nasional dalam Asta Cita Presiden, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan ekonomi nasional.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur mengingatkan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca Juga  BPS Catat Inflasi Kalteng 4,47 Persen pada Juni 2026

Berdasarkan prakiraan BMKG, musim kemarau tahun 2026 diperkirakan lebih kering akibat pengaruh fenomena El Nino. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Pemprov Kalteng telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla hingga 31 Oktober 2026.

Mengakhiri sambutannya, Agustiar mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah agar Pulang Pisau semakin maju, mandiri, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya.

“Selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau. Mari kita terus bersatu membangun Kabupaten Pulang Pisau dan Provinsi Kalimantan Tengah yang makin berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (adv)​

+ posts