DPRD KALIMANTAN TENGAH

DPRD Kalteng Ingatkan Pentingnya Reformasi Sistem Pengelolaan Sampah Perkotaan

53
×

DPRD Kalteng Ingatkan Pentingnya Reformasi Sistem Pengelolaan Sampah Perkotaan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana.

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana menekankan pentingnya pembenahan sistem pengelolaan sampah di kawasan perkotaan agar mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya aktivitas masyarakat.

Ia menilai, pola pengelolaan sampah yang selama ini hanya berfokus pada pengumpulan dan pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah tidak lagi efektif untuk menghadapi tantangan lingkungan di kota-kota besar.

Jika tidak segera dibenahi, permasalahan sampah berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas.

“Kepadatan penduduk yang tinggi membutuhkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan efisien. Ini penting untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang semakin kompleks seiring pertumbuhan jumlah penduduk,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Menurut Okki, pengelolaan sampah seharusnya dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi. Mulai dari proses pemilahan sampah di tingkat sumber, pengolahan yang tepat, hingga pemanfaatan kembali melalui program daur ulang.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan tersebut tidak hanya mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan kembali material yang masih dapat digunakan.

“Pengelolaan sampah yang baik dan terintegrasi tidak hanya berfokus pada pengumpulan dan pembuangan semata, tetapi juga pada pemilahan, pengolahan, dan daur ulang agar dampak negatif terhadap lingkungan dapat ditekan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah di Kalteng untuk mulai mengembangkan kebijakan pengelolaan sampah yang berorientasi jangka panjang dengan memanfaatkan dukungan teknologi modern.

Penggunaan teknologi dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi pengolahan serta mengurangi beban penumpukan sampah di TPA.

“Kota-kota besar di Kalteng harus mulai memikirkan solusi jangka panjang yang melibatkan teknologi modern untuk mengelola sampah,” tegasnya.

Selain peran pemerintah, Okki juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

Menurutnya, edukasi mengenai pemilahan sampah sejak dari rumah tangga perlu terus digencarkan agar tercipta budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta dukungan teknologi, diharapkan persoalan sampah di kawasan perkotaan Kalteng dapat ditangani secara lebih efektif sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup di masa mendatang. (dd)​

+ posts