DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Pemerataan Layanan Kesehatan Diutamakan Demi Keadilan Masyarakat Pedalaman

231
×

Pemerataan Layanan Kesehatan Diutamakan Demi Keadilan Masyarakat Pedalaman

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Parmana Setiawan

MUARA TEWEH – Kesetaraan layanan kesehatan dinilai tidak mungkin terwujud tanpa sinergi kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan para pelaku sektor kesehatan. Kolaborasi yang selaras diperlukan agar arah kebijakan, dukungan pendanaan, serta pelaksanaan program benar-benar berjalan beriringan dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mendukung setiap program yang benar-benar berpihak pada masyarakat. Tidak boleh ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan layanan kesehatan, terutama mereka yang kurang mampu,” kata Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Parmana Setiawan, Senin (01/12/2025).

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang terus memperluas jangkauan fasilitas kesehatan hingga wilayah pedalaman dan menambah tenaga medis di puskesmas terpencil. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan keadilan pelayanan publik di daerah.

Baca Juga  Sunarti Minta Pengelolaan Hibah dan Bansos di Kalteng Lebih Transparan, Tepat Sasaran, dan Bebas Masalah Administrasi

Parmana menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus mampu menjangkau seluruh masyarakat, tanpa terkecuali warga pedalaman yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas dasar.

“Pelayanan kesehatan tidak boleh hanya terpusat di kota. Masyarakat di pelosok pun berhak mendapatkan layanan medis yang layak dan mudah dijangkau,” ujarnya menambahkan.

Ia menilai kesenjangan akses kesehatan antarwilayah tidak boleh terus dibiarkan. Pemerintah daerah, katanya, harus menempatkan kebutuhan kesehatan masyarakat pedalaman sebagai prioritas pembangunan.

Menurutnya, pemerataan fasilitas kesehatan dan ketersediaan tenaga medis merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan komitmen kebijakan yang konsisten dan keberlanjutan program.

Baca Juga  OJK Tetapkan Aturan Rencana Bisnis Bank Lebih Adaptif

Beberapa wilayah terpencil di Kabupaten Barito Utara hingga kini masih menghadapi keterbatasan puskesmas, ruang rawat, maupun tenaga kesehatan yang memadai.

Parmana menilai bahwa peningkatan layanan bukan hanya persoalan infrastruktur, melainkan juga sistem perencanaan dan penganggaran yang harus dibuat lebih merata agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Anggaran kesehatan harus digunakan seefektif mungkin agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal keberpihakan dan tanggung jawab sosial,” jelasnya lebih dalam.

Ia menegaskan bahwa setiap program harus berorientasi pada peningkatan mutu layanan, bukan sekadar memenuhi kegiatan administratif tanpa hasil nyata.

Baca Juga  UPR Dampingi Kelompok Tuwung Kembangkan Pemasaran Digital

“Kesehatan adalah fondasi kesejahteraan. Pemerintah dan DPRD harus berjalan beriringan agar setiap warga Barito Utara bisa merasakan manfaat pembangunan di sektor ini,” tandas Parmana. (Red/Adv)

+ posts